Gawat, Drone Tua Ukraina Nyasar Masuk Ibu Kota Kroasia
Jum'at, 11 Maret 2022 - 21:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga; Ini 5 Senjata Anti-tank Ukraina untuk Cegat Pasukan Rusia
Tapi itu bukan pertama kali Tu-141 jatuh dalam perang, beberapa hari lalu satu unit drone serupa milik Ukraina juga dikabarkan jatuh. Kondisi ini jelas mengkhawatirkan sejumlah negara tetangga Ukraina karena bisa saja pesawat tak berawak itu masuk ke wilayah mereka. Bila jatuh di permukiman penduduk sipil atau fasilitas vital, tentu bisa membuat perang jadi melebar.
![Gawat, Drone Tua Ukraina Nyasar Masuk Ibu Kota Kroasia]()
Tu-141 adalah perangkat keras era Soviet yang menarik dan telah ditingkatkan oleh Ukraina setelah invasi Krimea pada tahun 2014. Tu-141 lebih cocok disebut rudal jelajah daripada drone tradisional, karena diluncurkan dengan roket dari trailer dan terbang menuju target dengan kecepatan transonik.
Cikal bakal Tu-141 adalahTu-123, yang pertama kali terbang pada tahun 1960 dan pertama kali diperkenalkan ke layanan oleh Uni Soviet pada akhir 1970-an. Dengan jangkauan sekitar 650 mil, Tu-141 dapat melakukan beberapa misi yang dapat dilakukan oleh jet pengintai taktis berawak, tetapi tanpa risiko kehilangan awak.
Ukraina juga telah menggunakan Tu-141 sebagai drone target yang bertindak sebagai umpan selama pertempuran. Ada juga kemungkinan Rusia telah mengeluarkan drone sejenis dari gudang penyimpanan sebagai umpan untuk mengetahui kekuatan pertahanan udara Ukraina, namun belum ada bukti kuat.
Tapi itu bukan pertama kali Tu-141 jatuh dalam perang, beberapa hari lalu satu unit drone serupa milik Ukraina juga dikabarkan jatuh. Kondisi ini jelas mengkhawatirkan sejumlah negara tetangga Ukraina karena bisa saja pesawat tak berawak itu masuk ke wilayah mereka. Bila jatuh di permukiman penduduk sipil atau fasilitas vital, tentu bisa membuat perang jadi melebar.

Tu-141 adalah perangkat keras era Soviet yang menarik dan telah ditingkatkan oleh Ukraina setelah invasi Krimea pada tahun 2014. Tu-141 lebih cocok disebut rudal jelajah daripada drone tradisional, karena diluncurkan dengan roket dari trailer dan terbang menuju target dengan kecepatan transonik.
Cikal bakal Tu-141 adalahTu-123, yang pertama kali terbang pada tahun 1960 dan pertama kali diperkenalkan ke layanan oleh Uni Soviet pada akhir 1970-an. Dengan jangkauan sekitar 650 mil, Tu-141 dapat melakukan beberapa misi yang dapat dilakukan oleh jet pengintai taktis berawak, tetapi tanpa risiko kehilangan awak.
Ukraina juga telah menggunakan Tu-141 sebagai drone target yang bertindak sebagai umpan selama pertempuran. Ada juga kemungkinan Rusia telah mengeluarkan drone sejenis dari gudang penyimpanan sebagai umpan untuk mengetahui kekuatan pertahanan udara Ukraina, namun belum ada bukti kuat.
(wib)
Lihat Juga :