Omicron Berlalu, WHO Pastikan Pandemi Belum Berakhir

Jum'at, 11 Maret 2022 - 11:01 WIB
loading...
Omicron Berlalu, WHO...
Beberapa Peneliti mengumumkan Omicron akan segera berlalu. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Sementara banyak negara telah melewati puncak wabah Omicron, namun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak melihat masalah ini sebagai 'situasi yang menenangkan'.

Seperti dilansir dari AFP, Jumat (11/3/2022), di sisi lain, badan kesehatan internasional itu menegaskan pandemi Covid-19 membutuhkan waktu lama untuk benar-benar berakhir.

BACA JUGA - Pandemi ke Endemi, Momentum Akselerasi Industri Telekomunikasi

Badan internasional itu menggunakan istilah itu setelah dua tahun untuk membuat dunia sadar akan meningkatnya ancaman Covid-19.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pertama kali mengakui Covid-19 sebagai pandemi pada 11 Maret 2020.

Dua tahun kemudian, dia kecewa kasus infeksi virus masih tumbuh dan meningkat di sebagian besar negara.

WHO menyatakan darurat kesehatan masyarakat dengan tingkat kekhawatiran internasional pada 30 Januari 2020 ketika kurang dari 100 kasus infeksi dan tidak ada kematian yang tercatat di luar China.

Namun, setelah enam minggu penggunaan istilah pandemi, lebih banyak negara bertindak untuk mengambil tindakan pencegahan.

"Dua tahun kemudian, lebih dari enam juta orang meninggal sementara hampir 444 juta kasus tercatat"

"Meskipun kasus dan kematian dilaporkan menurun secara global dan beberapa negara mencabut sanksi, pandemi masih jauh dari selesai,"

"Itu tidak akan berakhir di negara mana pun sampai benar-benar berakhir di mana-mana," kata Tedros dalam konferensi pers.

Sebelumnya, semakin banyak negara yang mulai melonggarkan pembatasan Covid-19 dengan sebagian besar menyatakan bahwa program vaksinasi yang dilakukan efektif menurunkan kasus infeksi dan sudah saatnya hidup di fase endemis.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Covid-19 Ngamuk Lagi,...
Covid-19 Ngamuk Lagi, WHO Umumkan Waspada Varian NB.1.8.1
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Prancis Deteksi Varian...
Prancis Deteksi Varian Baru Covid-19 untuk Pertama Kalinya
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved