Peneliti Israel Berhasil Mencegah Penuaan Sel Telur Wanita

Jum'at, 11 Maret 2022 - 09:30 WIB
loading...
Peneliti Israel Berhasil...
Hasil penelitian ilmuwan Israel akan jadi kabar baik bagi para wanita yang diduga mengalami penuaan sel telur. Foto/IST
A A A
ISRAEL - Peneliti dari Israel berhasil mencegah terjadinya penuaan sel telur wanita . Ini jadi kabar baik bagi kaum hawa yang menunda pernikahan hingga usia lebih dari 40 tahun. Penelitian itu merupakan upaya kolaboratif yang melibatkan mahasiswa doktoral Peera Wasserzugh-Pash serta peneliti dari Hadassah Medical Center dan Shaare Zedek Medical Center di Jerusalem, Israel.

Dalam penelitian itu mereka berhasil mengidentifikasi sel telur wanita yang tengah mengalami penuaan. Hanya saja melalui perlakuan khusus dengan menggunakan obat antiviral proses penuaan sel telur itu justru dapat dihambat. "Kami mendapati bahwa proses penuaan pada sel telur itu ternyata dapat dibalik dan kita bisa mencegah proses penuaannya," jelas Peera Wasserzucgh-Pash.

Dia mengatakan saat ini fenomena kaum hawa yang menunda usia pernikahan semakin banyak ditemukan. Padahal seiring usia tua, sel telur yang ada di wanita juga mengalami hal yang sama. Sel telur wanita mulai memburuk dengan cepat dan perawatan fertilisasi in-vitro (IVF) bukan jadi solusi yang tepat.

“Penelitian ini memungkinkan kita untuk memahami bagaimana telur manusia menua, yang penting juga untuk memahami bagaimana penuaan terjadi di area lain,” ujar Peera Wasserzug-Pash.

Baca juga : Penantang Xpander dan Avanza dari Korea Meluncur Besok, Punya Mesin Turbo dan Diesel

Peneliti Israel Berhasil Mencegah Penuaan Sel Telur Wanita


Menurutnya temuan itu akan sangat membantu wanita-wanita yang terancam mengalami gangguan kesuburan di usia tua. Intervensi medis dan obat-obatan yang mereka lakukan dalam penelitian itu diyakini dapat menjaga kematangan sel telur wanita tanpa khawatir mengalami proses penuaan.

“Kami telah selangkah lebih maju untuk dapat membantu wanita yang menderita infertilitas terkait usia. Mereka akan lebih sedikit menderita, harus melalui prosedur yang lebih sulit, dan mengalami lebih sedikit kekecewaan ketika mencoba untuk hamil dan memulai sebuah keluarga," jelasnya lagi.

Namun, memperlambat proses penuaan sel telur bukanlah hal yang mudah. Pasalnya sel telur sejatinya berpotensi mengalami kerusakan materi genetik dari waktu ke waktu. Pada saat seorang wanita mencapai usia akhir 30-an, sel telur telah mengalami kerusakan yang cukup untuk mencegahnya matang atau dapaty dibuahi dengan benar.

Dr Michael Klutstein, Ketua Chromatin and Aging Research Lab Faculty of Dental Medicine dari Hebrew University of Jerusalem menyebutkan sel telur akan mengalami represi rusak seiring bertambahnya usia. Sel telur yang lebih tua akan mengalami kerusakan.

Baca juga : Jadi SUV Terkuat Mazda, Ini Hal-hal yang Bikin CX-60 Istimewa

Dari situlah penelitian itu dilakukan agar proses penuaan sel-sel telur dapat dihambat. "Jika kita menggunakan obat yang mencegah virus ini beroperasi, dan ini hanya obat antivirus, maka mekanisme ini akan kita hentikan dan memperlambat proses penuaan,” jelasnya.

Percobaan itu menurut Jerusalem Post dilakukan pada sel telur tikus dan manusia yang diambil dari beberapa kelompok umur yang berbeda. Setelahnya mereka mengukur tingkat virus, tingkat kerusakan DNA, berapa banyak telur matang dalam tabung reaksi (pengaturan IVF), dan bagaimana kromosom DNA terlihat di bawah mikroskop setelah obat antivirus diberikan.

Dalam semua kasus, sel telur yang lebih tua, yang telah menerima obat antivirus, tampak lebih muda daripada yang tidak diobati. “Setelah perawatan, mereka berperilaku lebih seperti telur di usia 20-an,” ujar Michael Klutstein.

Proses penelitian sendiri masih akan diteruskan. Langkah selanjutnya adalah menetapkan protokol yang benar untuk merawat telur manusia dalam pengaturan IVF. Mereka juga berupaya memastikan bahwa perawatan tersebut tidak berdampak negatif pada embrio. “Ini masih sangat eksperimental, tetapi kami ingin membuat obat darinya,” kata Michael Klutstein.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
Ilmuwan Klaim Sinar...
Ilmuwan Klaim Sinar dalam Tubuh Manusia Menghilang ketika Sudah Mati
Kenapa Ilmuwan Lebih...
Kenapa Ilmuwan Lebih Pilih Menjelajahi Luar Angkasa Dibandingkan Lautan
Ahli Bedah China Pindahkan...
Ahli Bedah China Pindahkan Telinga Wanita ke Kaki selama 5 Bulan
Mengapa Mumi Prasejarah...
Mengapa Mumi Prasejarah dari Gurun Atacama Punya Otak Begitu Kecil?
Penuhi Target LDL-C,...
Penuhi Target LDL-C, Daewoong Luncurkan Inovasi Kombinasi Dislipidemia
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Rekomendasi
Semringah di Pembukaan,...
Semringah di Pembukaan, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,25% ke 6.099
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Berita Terkini
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved