Vladimir Putin dan Facebook Dituding Bersekongkol Kalahkan Ukraina

Minggu, 27 Februari 2022 - 10:54 WIB
loading...
Vladimir Putin dan Facebook...
Vladimir Putin dan Facebook Dituding Besekongkol. FOTO/ Mind Over Media
A A A
MOSCOW - Postingan yang menuding Presiden Rusia Vladimir Putin kembali mempersenjatai Facebook dalam upaya untuk memenangkan perang propaganda melawan Ukraina muncul kembali semalam.

Penelitian oleh Center for Countering Digital Hate menunjukkan bahwa pada tahun lalu, postingan tersebut mendapat 500.000 suka, komentar, dan bagikan.

BACA JUGA - Perang Rusia dan Ukraina Merembet ke ISS, Internet Seluruh Dunia Bisa Mati Total

“Pembenaran untuk perang dibangun di Facebook. Kegagalan Mark Zuckerberg untuk menghentikan propaganda oleh Rusia saat ini dirasakan oleh rakyat Ukraina.” tutur Ketua CCDH Imran Ahmed Seperti dilansir dari The Sun Minggu (27/2/2022).

Tetapi 91 persen tidak memiliki label peringatan meskipun 2019 berjanji untuk memerangi disinformasi yang dilontarkan Mark Zuckerberg.

Seorang juru bicara Facebook mengatakan: “Ini adalah pernyataan yang sangat tidak akurat yang dirancang untuk menyesatkan orang tentang skala media yang dikendalikan negara di Facebook.

Faktanya, 70 persen postingan memiliki 10 interaksi atau lebih sedikit, dan 500.000 interaksi secara keseluruhan hanya mewakili 0,07 persen dari lebih dari 700 juta interaksi di konten publik berbahasa Inggris tentang Ukraina atau Rusia.

“Kami baru-baru ini mengumumkan bahwa kami melarang iklan dari Rusia. Kami juga terus bekerja dengan pemeriksa fakta pihak ketiga untuk menyanggah klaim palsu di wilayah tersebut dan memberi label konten oleh organisasi media milik negara Rusia yang bertentangan dengan perintah otoritas Rusia." tulis Jubir Facebook.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Rekomendasi
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Berita Terkini
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved