Mental Tertekan, Riset Watsons Sebut Hampir 50% Wanita Kurang Percaya Diri
Sabtu, 05 Maret 2022 - 08:17 WIB
loading...
A
A
A
Hampir setengah dari responden merasa stres di dalam lingkungan kerja dengan gender yang tidak seimbang dan menganggap bahwa kesetaraan gender penting di tempat kerja untuk membuat wanita merasa baik dan nyaman. Lebih dari 30% tidak memiliki cukup dukungan dari perusahaan mereka. Dukungan teratas yang mereka cari adalah dukungan mentoring, seminar tentang manajemen stres & kesuksesan karir, serta acara-acara networking.
Selain itu, perubahan sosial di pasar Asia yang berarti lebih banyak wanita berpendidikan tinggi tetapi tidak mendapatkan dukungan yang tepat dalam memajukan karir mereka.
70% dari responden adalah lulusan universitas dan 95% percaya bahwa mereka mampu menonjol dalam karir mereka, namun sebagian besar wanita merasa sulit untuk menonjol di tempat kerja sekaligus mengurus keluarga dan 76% dari mereka menganggap itu adalah tantangan dalam menyeimbangkan peran keduanya.
“Di Watsons, kami percaya pada The New Beautiful sebagai definisi baru dari kecantikan yang baik untuk semua orang. Bagi kami, kecantikan adalah pancaran dari dalam. Begitulah cara kami memperlakukan diri sendiri dan sesama, yang berarti bagaimana kita menjalani hidup, siapa kita, dan apa yang bisa kita lakukan. The beautiful is in us all, and for us all,” tutup Ngai.
Selain itu, perubahan sosial di pasar Asia yang berarti lebih banyak wanita berpendidikan tinggi tetapi tidak mendapatkan dukungan yang tepat dalam memajukan karir mereka.
70% dari responden adalah lulusan universitas dan 95% percaya bahwa mereka mampu menonjol dalam karir mereka, namun sebagian besar wanita merasa sulit untuk menonjol di tempat kerja sekaligus mengurus keluarga dan 76% dari mereka menganggap itu adalah tantangan dalam menyeimbangkan peran keduanya.
“Di Watsons, kami percaya pada The New Beautiful sebagai definisi baru dari kecantikan yang baik untuk semua orang. Bagi kami, kecantikan adalah pancaran dari dalam. Begitulah cara kami memperlakukan diri sendiri dan sesama, yang berarti bagaimana kita menjalani hidup, siapa kita, dan apa yang bisa kita lakukan. The beautiful is in us all, and for us all,” tutup Ngai.
(wbs)
Lihat Juga :