Bisakah Tablet Mendorong Anak untuk Suka Belajar?
Senin, 21 Februari 2022 - 20:37 WIB
loading...
A
A
A
”Tablet Galaxy Tab A8 bisa membatu anak pembelajar visual dan auditory lewat visual dan audio. Misalnya belajar lewat gambar atau video dan audio yang kencang di quad speaker dengan Dolby Atmos,” beber Annisa.
Sebaliknya, anak pembelajar kinestetik bisa memakai kamera belakang 8MP untuk merekam kegiatan seperti menjelaskan tanaman di pekarangan belakang.
3. Belajar dengan Game
![Bisakah Tablet Mendorong Anak untuk Suka Belajar?]()
Game-based learning adalah metode belajar menggunakan permainan. Sehingga membuat kegiatan belajar lebih menarik dan efektif. Game-based learning bisa dilakukan lewat tablet. Misalnya, memakai fitur Samsung Kids. Aplikasi tersebut akan membantu anak-anak belajar problem solving dan critical thinking. Misalnya dengan memecahkan berbagai kuis dan puzzle.
4. Belajar Hands-on Experience
Belajar dengan hands-on experience adalah bentuk pembelajaran di mana anak belajar sambil melakukan sesuatu yang terkait materi pembelajaran. Misalnya, menyelesaikan soal matematika, melakukan eksperimen sains, membuat sirkuit lampu sederhana, membuat ulang artefak arkeologi, atau menulis puisi.
”Gunakan aplikasi seperti Samsung Notes untuk mencatat serangga apa saja yang hidup di belakang rumah atau taman. Juga, minta anak-anak memotretnya,” beber Annisa.
5. Batasi Screen Time
Pengguna Galaxy Tab A8 bisa mengatur screen time melalui fitur parental control. Fitur ini dirancang agar orang tua punya kontrol atas penggunaan gadget anak. Dengan fitur parental control, orang tua juga bisa mendapat activity report tentang apa saja yang dilakukan oleh anak di tabletnya serta membatasi aplikasi yang bisa diakses.
Sebaliknya, anak pembelajar kinestetik bisa memakai kamera belakang 8MP untuk merekam kegiatan seperti menjelaskan tanaman di pekarangan belakang.
3. Belajar dengan Game

Game-based learning adalah metode belajar menggunakan permainan. Sehingga membuat kegiatan belajar lebih menarik dan efektif. Game-based learning bisa dilakukan lewat tablet. Misalnya, memakai fitur Samsung Kids. Aplikasi tersebut akan membantu anak-anak belajar problem solving dan critical thinking. Misalnya dengan memecahkan berbagai kuis dan puzzle.
4. Belajar Hands-on Experience
Belajar dengan hands-on experience adalah bentuk pembelajaran di mana anak belajar sambil melakukan sesuatu yang terkait materi pembelajaran. Misalnya, menyelesaikan soal matematika, melakukan eksperimen sains, membuat sirkuit lampu sederhana, membuat ulang artefak arkeologi, atau menulis puisi.
”Gunakan aplikasi seperti Samsung Notes untuk mencatat serangga apa saja yang hidup di belakang rumah atau taman. Juga, minta anak-anak memotretnya,” beber Annisa.
5. Batasi Screen Time

Pengguna Galaxy Tab A8 bisa mengatur screen time melalui fitur parental control. Fitur ini dirancang agar orang tua punya kontrol atas penggunaan gadget anak. Dengan fitur parental control, orang tua juga bisa mendapat activity report tentang apa saja yang dilakukan oleh anak di tabletnya serta membatasi aplikasi yang bisa diakses.
(dan)
Lihat Juga :