7 Bom Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 6 Sangat Mengerikan

Senin, 21 Februari 2022 - 16:15 WIB
loading...
A A A
Ledakannya juga menciptakan awan jamur setinggi 14 kilometer dalam waktu kurang dari satu menit. Hampir 11.265 kilometer persegi dari sekitar Samudera Pasifik terkontaminasi dengan puing-puing radioaktif yang mencemari daerah-daerah seperti Rongerik, Utirik, dan Rongelap.

Akibat angin kencang selama pengujian, zat radioaktif juga ditemukan sejauh Asia Tenggara, Australia, Eropa, dan Barat Daya Amerika Serikat selama beberapa minggu setelah ledakan.

6. Tsar Bomba (50 Megaton)

7 Bom Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 6 Sangat Mengerikan


Bom Hidrogen RDS-220 atau dijuluki "Tsar Bomba" adalah bom paling kuat yang pernah dibuat dan diledakkan oleh Uni Soviet pada 30 Oktober 1961 di atas Novaya Zemlya, tepat di utara Selat Matochkin. Dijatuhkan oleh pesawat pengebom Soviet Tu-95V yang dimodifikasi, bom itu memiliki berat sekitar 27 ton dan panjangnya 8 meter dengan lebar 2 meter.

Karena ukurannya yang luar biasa dan kekuatan penghancurnya yang mencapai 50 Megaton, parasut khusus dibuat untuk memperlambat jatuhnya bom ke bumi. Namun tanpa sepengetahuan kru, ilmuwan Soviet memberi pilot hanya peluang 50 persen untuk benar-benar selamat dari ledakan begitu ledakan terjadi.

BACA JUGA: Cara Report Akun IG Ternyata Gampang Banget!

Pukul 23.32, Tsar Bomba dijatuhkan dari ketinggian 10,5 kilometer dan diledakkan sekitar 4.000 meter di atas permukaan tanah. Ledakan nuklir yang mencapai hasil 58,6 Megaton, begitu kuat sehingga gelombang kejut dirasakan lebih dari 127 mil jauhnya oleh pesawat observasi (Tu-16 Soviet).

Setelah ledakannya, Tsar Bomba dapat dilihat lebih dari 997 kilometer jauhnya dan menciptakan bola api selebar 8 kilometer bersama dengan awan jamur setinggi 67,5 kilometer. Gelombang kejut bom itu mencapai 901 kilometer jauhnya, menghancurkan jendela di Norwegia dan Finlandia. Panas dari ledakan itu juga mampu menyebabkan luka bakar tingkat tiga sejauh sejauh 100 kilometer.

7. Bom Nuklir B41 (25 Megaton)

7 Bom Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 6 Sangat Mengerikan


Bom Nuklir B41, juga dikenal sebagai Mk-41, adalah senjata termonuklir tiga tahap yang dirancang oleh Amerika Serikat pada awal 1960-an. Sebagai bom paling kuat yang pernah dibuat oleh Amerika, hasil maksimum dari perangkat ini diperkirakan menghasilkan hampir 25 Megaton.

B41 berukuran lebih dari 3,76 meter dan beratnya lebih dari 4,8 ton dan dirancang untuk dibawa oleh B-52 Stratofortress dan B-47 Stratojet. Hampir 500 bom besar ini dikembangkan antara tahun 1960 dan 1962, sebelum akhirnya pensiun pada Juli 1976 dan diganti oleh B53.

Meskipun lebih kecil daripada bom paling kuat yang pernah dibuat, para peneliti berpendapat bahwa B-41 adalah senjata termonuklir paling efisien yang pernah dirancang.

Dalam hal kekuatan dan kemampuan destruktif, bom B-41 kira-kira 1.136 kali lebih kuat daripada bom atom yang diledakkan di Jepang selama Perang Dunia Kedua.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Laboratorium Bahan Peledak...
Laboratorium Bahan Peledak Terbesar di Dunia Beroperasi di Texas
Gunakan Satelit, IAEA...
Gunakan Satelit, IAEA Identifikasi Lokasi Iran Menyimpan Uranium
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Pamer Kekuatan Nuklir dari Luar Angkasa
Riset Temukan 95 Persen...
Riset Temukan 95 Persen AI Siap Gunakan Senjata Nuklir dalam Berperang
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Rekomendasi
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Berita Terkini
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved