WHO Sebut Angka Kematian Akibat Omicron Lebih Tinggi Dibandingkan Korban Kecelakaan Pesawat
Sabtu, 12 Februari 2022 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
WHO mengatakan banyak negara belum melewati puncak Omicron, sementara beberapa negara sudah melihat penurunan kasus di Omicron. Jadi lonjakan jumlah kasus infeksi Omicron masih bisa terus bertambah.
“Yang lebih memprihatinkan bagi saya adalah jumlah kematian yang meningkat selama lima minggu berturut-turut. Setengah juta orang yang kita ketahui telah meninggal,” tambahnya.
Baca juga; Agen Travel Menangis Dipukuli Varian Delta, Kini Nasibnya Dihajar Omicron
Sementara itu, Spesialis Health Emergency Program di WHO, Maria Van Kerkhove menjelaskan, perkembangan varian Omicron sangat dinamis. Penyebaran varian Omicron sangat berbeda terhadap individu yang divaksinasi dengan satu dosis, dua dosis dan yang sudah tiga dosis.
“Cara varian Omicron menyebar menggantikan Delta di seluruh dunia begitu cepat. Kita sudah melihat puncak penyebaran yang tajam.Kita harus benar-benar menggambar ulang skala kurva epidemi," ujarnya.
“Yang lebih memprihatinkan bagi saya adalah jumlah kematian yang meningkat selama lima minggu berturut-turut. Setengah juta orang yang kita ketahui telah meninggal,” tambahnya.
Baca juga; Agen Travel Menangis Dipukuli Varian Delta, Kini Nasibnya Dihajar Omicron
Sementara itu, Spesialis Health Emergency Program di WHO, Maria Van Kerkhove menjelaskan, perkembangan varian Omicron sangat dinamis. Penyebaran varian Omicron sangat berbeda terhadap individu yang divaksinasi dengan satu dosis, dua dosis dan yang sudah tiga dosis.
“Cara varian Omicron menyebar menggantikan Delta di seluruh dunia begitu cepat. Kita sudah melihat puncak penyebaran yang tajam.Kita harus benar-benar menggambar ulang skala kurva epidemi," ujarnya.
(wib)
Lihat Juga :