Misteri Tsunami 2021 yang Menyebar ke Seluruh Dunia Terungkap

Rabu, 09 Februari 2022 - 13:44 WIB
loading...
Misteri Tsunami 2021...
Misteri Tsunami yang muncul di Samudra Atlantik Selatan pada Agustus 2021 menjadi pertanyaan besar. Apalagi tsunami itu menyebar bak jamur sejauh 10.000 kilometer. Foto/ Ist/NOAA Center for Tsunami Research
A A A
MISTERI Tsunami yang muncul di Samudra Atlantik Selatan pada Agustus 2021 menjadi pertanyaan besar. Apalagi tsunami itu menyebar bak jamur sejauh 10.000 kilometer melalui Atlantik Utara, Pasifik, dan Samudra Hindia.

Ini adalah pertama kalinya tsunami yang tercatat terjadi di 3 samudra berbeda sejak gempa bumi Samudra Hindia pada tahun 2004. Para ilmuwan baru mengetahui sekarang misteri yang menyebabkan gelombang tsunami itu bisa menyebar ribuan kilometer di 3 samudra.

Gelombang tsunami itu dipicu gempa bumi berkekuatan 7,5 skala richter yang berpusat 47 kilometer di bawah dasar laut. Sebenarnya pusat gempat terlalu dalam untuk memicu tsunami besar, bahkan diperkirakan tidak cukup untuk menimbulkan gelombang yang relatif kecil antara 15 dan 75 sentimeter.

Baca juga; Begini Penampakan Letusan Gunung Anak Krakatau dari Luar Angkasa

Namun ternyata, tsunami bukan dipicu oleh satu gempa itu saja. Data seismologi menunjukkan sebenarnya ada serangkaian lima sub-gempa berkekuatan 7,5 skala richter. Serangkaian gempa bumi ini mengakibatkan gemuruh yang jauh lebih besar, apalagi lokasinya lebih dangkal sehingga menyebabkan tsunami global.

Bahkan gempa bumi ketiga yang 'tak terlihat' ini terjadi hanya 15 kilometer di bawah permukaan bumi dengan kekuatan 8,2 skala richter. "Peristiwa ketiga ini spesial karena sangat besar dan tidak bersuara. Bahkan hampir tidak terlihat," jelas seismolog Zhe Jia dari California Institute of Technology dikutip SINDOnews dari laman Sciencealert, Rabu 99/2/2022).

Meneliti data seismologi ke dalam periode yang lebih lama dari 500 detik, Zhe Jia dan peneliti lain mampu mengungkapkan keberadaan gempa dangkal dan lambat yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Baca juga; Diameter Awan Vulkanik Gunung Tonga Mencapai 650 Km, Mampu Lenyapkan Korut dan Korsel

Mereka menemukan gemuruh selama 3 menit yang memecahkan bagian antarmuka lapisan bumi sepanjang 200 kilometer. Secara keseluruhan, peristiwa yang satu ini menghasilkan lebih dari 70 persen dari total momen seismik yang terekam.

"Jadi, gempa South Sandwich Island merupakan gabungan dari retakan dalam dan slip tsunamigenik lambat. Ini menjelaskan kombinasi yang tidak biasa dari kedalaman yang relatif besar dan tsunami yang diamati secara global," tutur Jia.

Temuan ini menunjukkan sistem peringatan gempa dan tsunami perlu diperbarui untuk mampu membaca potensi gempa yang tersembunyi yang lebih besar. Jika tidak, dapat membuat penghitungan kekuatan terhadap gempa menjadi kurang tepat. Studi ini dipublikasikan di Geophysical Research Letters.

Baca juga; Letusan Bawah Laut Kedua Gunung Tonga Terdeteksi, Picu Ketakutan Tsunami Baru
Misteri Tsunami 2021 yang Menyebar ke Seluruh Dunia Terungkap


Saat ini, sistem pemantauan gempa cenderung berfokus pada gelombang seismologi periode pendek dan menengah. Padahal periode yang lebih lama juga menyimpan informasi penting. "Sulit untuk menemukan gempa kedua karena terhalang gempa pertama. jika kita tidak menggunakan dataset yang tepat, kita tidak dapat benar-benar melihat apa yang tersembunyi di dalamnya," kata Jia.

Ahli geologi Judith Hubbard, yang bekerja untuk Observatorium Bumi Singapura mengatakan bersyukur ada orang lain yang menggali data tsunami tak terduga untuk lebih memahami dari mana asalnya. Jangan sampai karena kekuatan gempa bumi tidak terlalu besar membuat jadi lengah, padahal ada kekuatan tersembunyi yang bisa menciptakan tsunami besar.

"Studi ini adalah contoh yang bagus agar kami dapat memahami bagaimana peristiwa ini bekerja, dan bagaimana kami dapat mendeteksinya lebih cepat sehingga memiliki lebih banyak peringatan dini di masa depan," ujarnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanda-tanda Lempeng...
Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan
Patahan Bumi Raksasa...
Patahan Bumi Raksasa Tersembunyi Ditemukan di Titik Rawan Gempa
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi...
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi di Gletser Kiamat Antartika
Berpotensi Diguncang...
Berpotensi Diguncang Gempa Berkekuatan 8 SR, Jepang Siaga 1
Gempa Besar Guncang...
Gempa Besar Guncang Jepang, Ahli Prediksi yang Lebih Dahsyat Akan Terjadi
Dua Gempa Bumi Terbesar...
Dua Gempa Bumi Terbesar di Dunia Diprediksi Akan Terjadi Bersamaan
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Rekomendasi
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Berita Terkini
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved