Dikomandoi Ahli Tenaga Terbarukan, Desa Batu Bingkung Kini Merdeka Listrik
Sabtu, 05 Februari 2022 - 14:06 WIB
loading...
A
A
A
Meski sudah disepakati untuk dilakukan perbaikan, mereka mengaku bingung mencari teknisi yang berpengalaman. Akhirnya mereka mendapat informasi teknisi yang pernah memperbaiki PLTS di Desa Polassi, Harisman.
"Kami mendengar beliau ini sudah keliling hampir seluruh pelosok daerah untuk memperbaiki PLTS. Beliau ini memang teknisi handal, namun saja kami masih kesulitan kemaren mendapatkan akses ke dia. Alhamdulillah berkat jasa beliau desa kami sudah teraliri listrik 24 jam tanpa mati," ujarnya.
Harisman sendiri diketahui teknisi PLTS yang berpengalaman memperbaiki PLTS komunal. Dari tangan dia, sudah banyak PLTS yang rusak puluhan tahun lalu, kini sudah aktif dan bisa dimamfaatkan kembali.
Harisman yang merupakan master bidang teknologi energi terbarukan dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Ditanganya, beberapa PLTS Terpusat di Indonesia berhail diperbaiki. Seperti di Kalimantan, Sulawesi, Riau, dan Lampung.
Harisman menjelaskan, jika PLTS ini dikelola profesional dan dirawat dengan baik sebenarnya mampu melayani kebutuhan energi masyarakat hingga 700Wh/hari walaupun cuaca mendung sekalipun tetap dapat dioperasikan 24 jam karena PLTS ini menggunakan energy storage teknologi terbaik baterai Lithium Polimer.
Untuk pengelolaan dan perwatan, Haris menyarankan untuk melibatkan seluruh unsur masyarakat. Bahkan ia menyarankan untuk melibatkan penertaan modal dari BUMDes, seperti yang ia temui di Desa Muara Enggelam, Kutai Kertanegara.
"Kami mendengar beliau ini sudah keliling hampir seluruh pelosok daerah untuk memperbaiki PLTS. Beliau ini memang teknisi handal, namun saja kami masih kesulitan kemaren mendapatkan akses ke dia. Alhamdulillah berkat jasa beliau desa kami sudah teraliri listrik 24 jam tanpa mati," ujarnya.
Harisman sendiri diketahui teknisi PLTS yang berpengalaman memperbaiki PLTS komunal. Dari tangan dia, sudah banyak PLTS yang rusak puluhan tahun lalu, kini sudah aktif dan bisa dimamfaatkan kembali.
Harisman yang merupakan master bidang teknologi energi terbarukan dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Ditanganya, beberapa PLTS Terpusat di Indonesia berhail diperbaiki. Seperti di Kalimantan, Sulawesi, Riau, dan Lampung.
Harisman menjelaskan, jika PLTS ini dikelola profesional dan dirawat dengan baik sebenarnya mampu melayani kebutuhan energi masyarakat hingga 700Wh/hari walaupun cuaca mendung sekalipun tetap dapat dioperasikan 24 jam karena PLTS ini menggunakan energy storage teknologi terbaik baterai Lithium Polimer.
Untuk pengelolaan dan perwatan, Haris menyarankan untuk melibatkan seluruh unsur masyarakat. Bahkan ia menyarankan untuk melibatkan penertaan modal dari BUMDes, seperti yang ia temui di Desa Muara Enggelam, Kutai Kertanegara.
Lihat Juga :