Pakai Sistem End to End, Trawlbens Hadirkan Layanan Kargo
Selasa, 01 Februari 2022 - 08:40 WIB
loading...
A
A
A
"Misalnya, seperti dari Bandung ke Manado. Kalau jasa pengiriman biasa bisa Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per kilo. Di Trawlpack, bisa mulai di angka Rp12 ribu atau Rp13 ribu per kilo. Semakin banyak barangnya, bisa di angka Rp4.000 sampai Rp6.000 per kilo," jelasnya.
Guna memudahkan konsumen memesan jasa pengiriman barang, Trawlbens juga memanfaatkan teknologi dengan menghadirkan aplikasi. "Pelanggan bisa kirim barang meski dari rumah. Cukup order dari aplikasi, barangnya dijemput dan diantar sampai ke tujuan. Pelanggan bisa cek di aplikasi kiriman barangnya sudah sampai di kota mana," jelas Beni.
Adapun saat ini Trawlbens juga sudah melebarkan sayap bisnisnya ke wilayah Bandung karena melihat besarnya permintaan akan jasa logistik berbiaya murah dari para pelaku UMKM di sana. Menurut Beni, Bandung memiliki banyak UMKM dari beragam industri seperti industri kreatif hingga industri makanan.
"Dan ini tentunya membutuhkan support dari jasa kargo yang harganya murah supaya produk mereka bisa dikirimkan ke seluruh Indonesia dan menjangkau konsumen di seluruh Indonesia," ucapnya.
Selain Bandung, Trawlbens juga sudah membuka hub di wilayah Makassar dan Banjarmasin. Menurut Beni, Makassar menjadi hub untuk pengiriman ke seluruh wilayah di pulau Sulawesi dan sebaliknya. Demikian juga dengan Banjarmasin, yang diposisikan sebagai hub untuk Kalimantan Tengah.
Sebagai informasi, tantangan biaya logistik pernah disinggung oleh Asisten Deputi Koperasi dan UMKM Kemenko Perekonomian, Iwan Faidi. Menurutnya biaya logistik yang mahal masih menjadi momok bagi UMKM domestik. "Kendalanya faktor geografis Indonesia, biaya logistik sangat mahal," terangnya dalam acara Dialog Produktif Rabu Utama bertajuk Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2021.
Guna memudahkan konsumen memesan jasa pengiriman barang, Trawlbens juga memanfaatkan teknologi dengan menghadirkan aplikasi. "Pelanggan bisa kirim barang meski dari rumah. Cukup order dari aplikasi, barangnya dijemput dan diantar sampai ke tujuan. Pelanggan bisa cek di aplikasi kiriman barangnya sudah sampai di kota mana," jelas Beni.
Adapun saat ini Trawlbens juga sudah melebarkan sayap bisnisnya ke wilayah Bandung karena melihat besarnya permintaan akan jasa logistik berbiaya murah dari para pelaku UMKM di sana. Menurut Beni, Bandung memiliki banyak UMKM dari beragam industri seperti industri kreatif hingga industri makanan.
"Dan ini tentunya membutuhkan support dari jasa kargo yang harganya murah supaya produk mereka bisa dikirimkan ke seluruh Indonesia dan menjangkau konsumen di seluruh Indonesia," ucapnya.
Selain Bandung, Trawlbens juga sudah membuka hub di wilayah Makassar dan Banjarmasin. Menurut Beni, Makassar menjadi hub untuk pengiriman ke seluruh wilayah di pulau Sulawesi dan sebaliknya. Demikian juga dengan Banjarmasin, yang diposisikan sebagai hub untuk Kalimantan Tengah.
Sebagai informasi, tantangan biaya logistik pernah disinggung oleh Asisten Deputi Koperasi dan UMKM Kemenko Perekonomian, Iwan Faidi. Menurutnya biaya logistik yang mahal masih menjadi momok bagi UMKM domestik. "Kendalanya faktor geografis Indonesia, biaya logistik sangat mahal," terangnya dalam acara Dialog Produktif Rabu Utama bertajuk Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2021.
Lihat Juga :