Astronom Temukan Planet Mirip Bumi, Miliki Atmosfer Tapi Sepanas Neraka

Senin, 31 Januari 2022 - 16:26 WIB
loading...
Astronom Temukan Planet...
Para astronom baru saja menemukan exoplanet yang memiliki atmosfer seperti bumi. Foto/Bibiana Prinoth
A A A
JAKARTA - Para astronom baru saja menemukan exoplanet yang memiliki atmosfer seperti bumi. Planet bernama WASP-189b ini berjarak 322 tahun cahaya dan mempunyai permukaan yang sangat panas dengan suhu 3.200 derakat celcius.

Meskipun sama sekali tidak layak huni, planet ekstrasurya WASP-189b adalah yang pertama di mana para ilmuwan mampu menyelidiki lapisan atmosfer yang berbeda, masing-masing dengan komposisi dan karakteristik kimianya sendiri.

Astronom Jens Hoeijmakers dari Universitas Lund di Swedia megatakan, WASP-189b adalah anggota dari salah satu subset planet ekstrasurya yang paling menarik, Jupiter panas.

BACA: Planet Kembaran Bumi Ditemukan, Miliki Atmosfer dan Awan

"Planet ini memiliki atmosfer planet gas raksasa , kami masih mencoba memahaminya," katanya seperti dikutip Science Alert, Senin (31/1/2022).

Hoeijmakers mengatakan, WASP-189b berjarak sekitar 322 tahun cahaya, termasuk planet yang ekstrem. Ukurannya sekitar 1,6 kali ukuran Jupiter, dan mengorbit bintangnya pada periode 2,7 hari.

Bintang itu masih muda dan panas, yang berarti suhu permukaan WASP-189b mencapai 3.200 derajat Celcius di sisi siang hari dan membuat planet ini lebih panas daripada beberapa bintang.

"Kami mengukur cahaya yang datang dari bintang induk planet dan melewati atmosfer planet," jelas astronom Bibiana Prinoth dari Universitas Lund, yang memimpin penelitian.

BACA JUGA: Cara Log Out Akun Google di HP Lain, Begini Triknya!

Prinoth menjelaskan, karakteristik dariplanet ini gas-gas di atmosfernya menyerap sebagian cahaya bintang. "Ini mirip dengan ozon yang menyerap sebagian sinar matahari di atmosfer Bumi, dan dengan demikian meninggalkan 'sidik jari' karakteristiknya," katanya.

Seperti yang sering terlihat di Jupiter panas , gas-gas itu termasuk uap logam berat. Atmosfer WASP-189b hanyut dengan awan gas besi, titanium, kromium, magnesium, vanadium, dan mangan.

Menariknya, para peneliti juga menemukan jejak titanium oksida, yang belum pernah terdeteksi secara meyakinkan di atmosfer exoplanet sebelumnya. Titanium oksida jarang ditemukan di Bumi, tetapi di WASP-189b, kehadirannya dapat membantu membentuk atmosfer.

BACA JUGA: Penggemar Mercedes Ini Stres, Harga Baterai Baru Lebih Mahal dari Mobilnya

"Titanium oksida menyerap radiasi gelombang pendek, seperti radiasi ultraviolet," kata astrofisikawan Kevin Heng dari University of Bern.

Deteksinya dapat menunjukkan lapisan di atmosfer WASP-189b yang berinteraksi dengan iradiasi bintang mirip dengan bagaimana lapisan ozon di Bumi bekerja.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Jejak Molekuler Aneh...
Jejak Molekuler Aneh Ungkap Petunjuk tentang Kehidupan di Luar Angkasa
3 Astronot Terjebak...
3 Astronot Terjebak di Stasiun Luar Angkasa, China Luncurkan Misi Penyelamatan
Meteor Cirebon Jadi...
Meteor Cirebon Jadi Alarm Bahaya, Fisikawan IPB Ungkap Ancaman Asteroid hingga Badai Matahari
Errol Musk: Rusia Punya...
Errol Musk: Rusia Punya Roket Luar Angkasa Berkualitas Sangat Baik
Rekomendasi
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
Kepler-186F, Planet...
Kepler-186F, Planet Kembaran Bumi Berjarak 490 Tahun Cahaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved