Riset Akamai Ungkap Luasnya Permintaan Pembajakan Online
Kamis, 27 Januari 2022 - 13:14 WIB
loading...
Antara Januari dan September 2021, permintaan pembajakan global—yang diukur dengan angka kunjungan ke berbagai situs web yang menawarkan akses ke film dan acara televisi, baik melalui browser atau aplikasi seluler. FOTO/ IST
A
A
A
NEW YORK - Akamai Technologies, Inc. (NASDAQ: AKAM), solusi tepercaya di dunia untuk melindungi dan menghadirkan pengalaman digital hari ini merilis riset baru yang menyajikan detail dari ketahanan kegiatan pembajakan online.
“Pirates in the Outfield” adalah laporan State of the Internet/Security terkini dari Akamai yang membahas lanskap pembajakan yang terus berubah.
BAJA JUGA - Kembali Berulah, Hacker Korea Utara Bobol Cryptocurrency
Hal ini, menurut Pusat Kebijakan Inovasi Global Kamar Dagang AS, akan menyebabkan kerugian sebesar $29,2 miliar terhadap ekonomi AS akibat hilangnya pendapatan setiap tahun. Laporan baru ini merupakan kolaborasi antara Akamai dan MUSO, yang menyajikan data mengenai kegiatan pembajakan melalui streaming dan pengunduhan di berbagai industri.
Riset ini menunjukkan bahwa pembajakan online terus menjadi praktik yang lazim dan berdampak buruk bagi keuangan di beragam industri.
“Pirates in the Outfield” adalah laporan State of the Internet/Security terkini dari Akamai yang membahas lanskap pembajakan yang terus berubah.
BAJA JUGA - Kembali Berulah, Hacker Korea Utara Bobol Cryptocurrency
Hal ini, menurut Pusat Kebijakan Inovasi Global Kamar Dagang AS, akan menyebabkan kerugian sebesar $29,2 miliar terhadap ekonomi AS akibat hilangnya pendapatan setiap tahun. Laporan baru ini merupakan kolaborasi antara Akamai dan MUSO, yang menyajikan data mengenai kegiatan pembajakan melalui streaming dan pengunduhan di berbagai industri.
Riset ini menunjukkan bahwa pembajakan online terus menjadi praktik yang lazim dan berdampak buruk bagi keuangan di beragam industri.
Lihat Juga :