Roket SpaceX Diprediksi Akan Menabrak Bulan pada 4 Maret 2022
Kamis, 27 Januari 2022 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
"Hanya saja efeknya memang minor. Tabrakan hanya akan membuat kawah kecil di bulan," jelas Jonathan McDowell.
Baca juga : Bugatti Belum Ucapkan Selamat Tinggal Pada Mobil Konvensional Tenaga Besar
Dia mengatakan saat ini Falcon 9 tidak ubahnya seperti sampah luar angkasa. Pasalnya roket tersebut sama sekali tidak melakukan aktivitas apa pun. Alhasil roket kebangaan Elon Musk itu bergabung dengan jutaan potongan sampah luar angkasa lainnya.
"Selama beberapa dekade, mungkin ada 50 objek besar yang benar-benar hilang jejaknya. Ini mungkin terjadi beberapa kali sebelumnya, kami tidak menyadarinya. Ini akan menjadi kasus pertama yang dikonfirmasi," kata Jonathan McDowell.
Diketahui Falcon 9 yang tepatnya diluncurkan pada 22 Desember 2015 merupakan salah satu upaya SpaceX untuk membuat roket luar angkasa yang bisa digunakan kembali. Selain itu Falcon 9 merupakan upaya awal perusahaan luar angkasa berbasis di Texas, Amerika Serikat untuk bisnis perjalanan luar angkasa.
Baca juga : Bugatti Belum Ucapkan Selamat Tinggal Pada Mobil Konvensional Tenaga Besar
Dia mengatakan saat ini Falcon 9 tidak ubahnya seperti sampah luar angkasa. Pasalnya roket tersebut sama sekali tidak melakukan aktivitas apa pun. Alhasil roket kebangaan Elon Musk itu bergabung dengan jutaan potongan sampah luar angkasa lainnya.
"Selama beberapa dekade, mungkin ada 50 objek besar yang benar-benar hilang jejaknya. Ini mungkin terjadi beberapa kali sebelumnya, kami tidak menyadarinya. Ini akan menjadi kasus pertama yang dikonfirmasi," kata Jonathan McDowell.
Diketahui Falcon 9 yang tepatnya diluncurkan pada 22 Desember 2015 merupakan salah satu upaya SpaceX untuk membuat roket luar angkasa yang bisa digunakan kembali. Selain itu Falcon 9 merupakan upaya awal perusahaan luar angkasa berbasis di Texas, Amerika Serikat untuk bisnis perjalanan luar angkasa.
(wsb)
Lihat Juga :