Google Umumkan Topics API Sebagai Cookie Browser Web, Alternatif Baru Gantikan FloC

Rabu, 26 Januari 2022 - 17:01 WIB
loading...
Google Umumkan Topics...
Google hari ini mengumumkan sudah membuang teknologi FLoC dan perusahaan berencana untuk meluncurkan sistem baru yang disebut Topics API sebagai solusi baru. Foto/pocketnow
A A A
Tahun lalu, Google mengumumkan teknologi FLoC baru, untuk menghapus cookie browser web . Namun, teknologi menghadirkan masalah dengan privasi dan menimbulkan banyak kekhawatiran di antara pengguna dan pengembang.

Google hari ini mengumumkan sudah membuang teknologi FLoC dan perusahaan berencana untuk meluncurkan sistem baru yang disebut Topics API sebagai solusi baru. API adalah singkatan dari Application Programming Interface, yang merupakan kumpulan definisi dan protokol untuk membangun dan mengintegrasikan perangkat lunak aplikasi.

Topics API menghitung lima topik minat setiap minggu berdasarkan riwayat penjelajahan Anda, seperti "Kebugaran" atau "Perjalanan & Transportasi". Topik minat ini tetap ada di perangkat Anda selama tiga minggu dan kemudian dihapus. Google mengatakan kategori ini "dipilih sepenuhnya di perangkat Anda" dan tidak melibatkan "server eksternal apa pun, termasuk server Google.

(Baca juga; Makin Populer, YouTube Shorts Capai 5 Triliun Penayangan dalam Setahun )

"Saat Anda akan mengunjungi situs web saat API Topik mulai berlaku, Anda akan melihat iklan hanya berdasarkan tiga minat Anda yang terdiri dari "satu topik dari masing-masing tiga minggu terakhir," demikian keterangan dikutip SINDOnews dari laman pocketnow, Rabu (26/1/2022).

Topics API secara signifikan mengurangi jumlah informasi pengenal lintas situs. Kekuatan topik membuat setiap topik lain menjadi sangat lemah; situs berbeda yang menerima topik berbeda semakin melemahkan kegunaannya untuk identifikasi.

Google saat ini telah mendaftarkan sekitar 350 topik di halaman Github-nya. Perusahaan berencana untuk menambahkan dari "beberapa ratus" menjadi "beberapa ribu" pada akhirnya. Google tidak akan menyertakan "kategori sensitif" seperti ras atau jenis kelamin. Dan jika Anda menggunakan Google Chrome, Google akan mengizinkan Anda menambahkan dan menghapus kategori ini sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Perkuat Kolaborasi,...
Perkuat Kolaborasi, Google Siap Dukung Revisi UU Hak Cipta
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Rekomendasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Berita Terkini
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved