Sukses Uji Coba Hyper-scramjet Booster Dua Tahap, China Siap Wujudkan Pesawat Hipersonik
Rabu, 26 Januari 2022 - 08:18 WIB
loading...
China dikabarkan berhasil menguji mesin baru dengan pendorong roket dua tahap, yang merupakan bagian dalam pengembangan pesawat hipersonik pada 24 Januari 2022. Foto/Global Times
A
A
A
BEIJING - China dikabarkan berhasil menguji mesin baru dengan pendorong roket dua tahap, yang merupakan bagian dalam pengembangan pesawat hipersonik pada 24 Januari 2022. Televisi pemerintah CCTV mengatakan bahwa mesin ini adalah pengembangan sains dan teknik dari Laboratory of Spray Combustion and Propulsion at the School of Aerospace Engineering at Tsinghua University.
Menurut portal online pro-pemerintah Global Times, uji terbang berlangsung dalam dua tahap, setelah start-up awal, lepas landas, dan pembakaran bahan bakar, mesin melanjutkan ke tahap kedua, mengirim pesawat pada ketinggian dan kecepatan tertentu. Para ahli mengatakan tahap kedua selama pengujian menunjukkan injeksi bahan bakar jet yang menguap ke ruang atas mesin.
“Ini terjadi ketika saluran masuk udara mesin mulai secara efektif menghirupnya dan memberikan perintah ke sistem pasokan bahan bakar,” kata para ilmuwan China, dikutip SINDOnews dari laman Bulgarian Military, Rabu (26/1/2022).
(Baca juga; AS Kembangkan Sistem Peluncuran Hipersonik Hidrogen, Ekonomis dan Ramah Lingkungan )
CCTV juga mengatakan bahwa setelah penyalaan awal dan menghidupkan mesin, mesin mulai bekerja secara stabil, memberikan dorongan yang diperlukan. Fase terakhir dari tes berakhir dengan pembukaan parasut dan pendaratan di daerah gurun, ini menandakan para insinyur China sedang mengerjakan versi booster yang dapat digunakan kembali.
Menurut portal online pro-pemerintah Global Times, uji terbang berlangsung dalam dua tahap, setelah start-up awal, lepas landas, dan pembakaran bahan bakar, mesin melanjutkan ke tahap kedua, mengirim pesawat pada ketinggian dan kecepatan tertentu. Para ahli mengatakan tahap kedua selama pengujian menunjukkan injeksi bahan bakar jet yang menguap ke ruang atas mesin.
“Ini terjadi ketika saluran masuk udara mesin mulai secara efektif menghirupnya dan memberikan perintah ke sistem pasokan bahan bakar,” kata para ilmuwan China, dikutip SINDOnews dari laman Bulgarian Military, Rabu (26/1/2022).
(Baca juga; AS Kembangkan Sistem Peluncuran Hipersonik Hidrogen, Ekonomis dan Ramah Lingkungan )
CCTV juga mengatakan bahwa setelah penyalaan awal dan menghidupkan mesin, mesin mulai bekerja secara stabil, memberikan dorongan yang diperlukan. Fase terakhir dari tes berakhir dengan pembukaan parasut dan pendaratan di daerah gurun, ini menandakan para insinyur China sedang mengerjakan versi booster yang dapat digunakan kembali.

Lihat Juga :