Data Center Area31 Siap Beroperasi Kuartal I 2022

Senin, 24 Januari 2022 - 05:02 WIB
loading...
Data Center Area31 Siap...
Data Center Area 31 siap beroperasi. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Pesatnya transformasi digital di Indonesia salah satunya dalam hal digitalisasi bisnis di era pandemi Covid-19 seperti saat ini yang mendorong permintaan terhadap fasilitas data center. Area31 hadir sebagai penyedia Tier III Hyperscale Datacenter dan Teleport Facilities.

Seperti kita ketahui bahwa saat ini, Indonesia memiliki visi dalam hal transformasi digital, mulai dari mengatasi kesenjangan infrastruktur telekomunikasi di daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal), menerapkan ekonomi digital 4.0 hingga digitalisasi bisnis yang semakin pesat akibat pandemi Covid-19.

BACA JUGA - Hamster Dibantai Pemerintah Hong Kong, Pengkritik Protes dengan NFT

Seiring dengan perkembangan transformasi digital tersebut, permintaan terhadap layanan Datacenter semakin meningkat. Tetapi, apakah kapasitas Datacenter yang ada saat ini di Indonesia telah siap untuk menghadapi lonjakan volume data dan memenuhi ekspektasi pasar Datacenter? Area31 hadir sebagai jawaban atas pertanyaan tersebut.

Pada tanggal 19 Juli 2019, Area31 resmi menyelenggarakan Ground Breaking Ceremony sebagai penanda dimulainya proses pembangunan. Area31 dirancang dan dibangun di atas lahan seluas 20,000 Sqm khusus untuk dijadikan Datacenter dan Teleport Facilities atau yang lebih dikenal dengan istilah Purpose-Built Datacenter (PBDC). Berbeda dengan konsep gedung Datacenter pada umumnya, Area31 mengusung konsep Military Bunker yang dilengkapi dengan 8 High-Security Layers untuk menjamin keamanan Datacenter.

"Saya sangat excited akan hadirnya Area31 sebagai penyedia Tier III Hyperscale Datacenter dan Teleport Facilities, yang kami design dan bangun khusus untuk dijadikan Datacenter atau yang lebih dikenal dengan istilah Purpose-Built Datacenter (PBDC). Datacenter ini ditujukan untuk memenuhi lonjakan volume data dan memenuhi ekspektasi pasar datacenter yang makin meningkat. Berbeda dengan konsep gedung datacenter pada umumnya, Area31 mengusung konsep "Miltary Bunker" yang dilengkapi dengan 8 lapis keamanan tingkat tinggi, dan juga memiliki diferensiasi unggul yaitu Naming Rights, dimana setiap pelanggan yang berlangganan 1 Data Hall dengan kapasitas 150 Rack, pelanggan dapat menyematkan brand atau company name sebagai identitas dari Data Hall tersebut." Ujar Yoke Tangkar selaku VP of Sales Area31.

Berlokasi di Jl. Raya Tapos No 31, Depok, Jawa Barat, berjarak ± 30KM dari Pusat Kota Jakarta, Area31 dapat ditempuh dengan waktu hanya 30 menit. AREA31 sangat cocok dijadikan sebagai Datacenter utama maupun Datacenter cadangan atau yang biasa disebut Disaster Recovery Center (DRC), yang mana lokasi Datacenter DRC umumnya harus berjarak 30-60KM dari Datacenter utama pelanggan.

Area31 berkapasitas 10-Megawatt (MW) yang nantinya akan tersedia 8 Data Hall yang dapat mengakomodir 1,200 Rack. Proses pembangunannya dibagi menjadi 2 tahap, dimana saat ini sudah dilakukan proses pembangunan tahap 1 yang diperkirakan ready for service pada Q1 2022 dengan ketersediaan 4 Data Hall yang dapat mengakomodir 600 Rack.

Datacenter Area31 dilengkapi dengan komponen Elektrikal 2N, Cooling Infrastructure N+2 dan Generator Infrastructure N+1 dengan jaminan ketersediaan layanan 99,99%.

Terdapat sisi unik dari bangunan Area31, tidak hanya diperuntukkan sebagai Tier III Hyperscale Datacenter , Area31 juga menawarkan area Rooftop seluas 1750+ Sqm sebagai fasilitas Telecommunication Port (Teleport). Fasilitas ini diperuntukkan bagi Satellite Communication Provider untuk colocation Stasiun Bumi dengan kapasitas hingga 7 unit antena stasiun bumi berdiameter 9 meter.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Data Center Canggih...
Data Center Canggih Amazon di Emirat Lumpuh Dihantam Benda Misterius, Apa Dampaknya?
Dari Jakarta hingga...
Dari Jakarta hingga Silicon Valley: Lima Tren Teknologi 2026 yang Akan Mengubah Cara Kita Hidup dan Bekerja
China Tuntaskan Pembangunan...
China Tuntaskan Pembangunan Pusat Data Bawah Laut Shanghai
NeutraDC Perkuat Bisnis...
NeutraDC Perkuat Bisnis Data Center, Sambut Pertumbuhan AI yang Luar Biasa
NeutraDC Nxera Batam...
NeutraDC Nxera Batam dan Medco Power Hadirkan Energi Ramah Lingkungan untuk Data Center AI
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Topping Off SMX01 Perkuat...
Topping Off SMX01 Perkuat Fondasi Infrastruktur Digital Indonesia
Bahas Raperda Kependudukan,...
Bahas Raperda Kependudukan, Pansus DPRD Kota Bogor: Perkuat Big Data dan IKD
Rekomendasi
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved