Diameter Awan Vulkanik Gunung Tonga Mencapai 650 Km, Mampu Lenyapkan Korut dan Korsel
Sabtu, 22 Januari 2022 - 07:22 WIB
loading...
A
A
A
Jika dibandingkan dengan bagian Amerika Serikat (AS), awan vulkanik Gunung Tonga sudah cukup menyelimuti sebagian besar Florida atau bagian California dari San Francisco ke Los Angeles.
Jika kita bandingkan skala letusannya dengan Asia Tenggara, awan vulkanik itu akan menutupi Kamboja dan sebagian Laos, Vietnam, dan Thailand. Bahkan, cukup untuk menutup hampir seluruh Korea Utara dan Selatan.
Jika kita menempatkan skala letusan di atas wilayah Gunung Sinai Mesir, itu akan mencakup Israel, tumpah ke Yordania dan Laut Mediterania. Itu juga cukup besar untuk menghilangkan wilayah Tanduk Afrika. (Baca juga; Letusan Bawah Laut Kedua Gunung Tonga Terdeteksi, Picu Ketakutan Tsunami Baru )
Para ilmuwan masih menentukan Volcanic Explosivity Index (VEI) dari letusan, pengukuran dari 1 hingga 8 yang memeriksa daya ledak letusan. Pinatubo, yang dianggap mirip dengan letusan Hunga Tonga-Hunga Ha?apai, mendapat nilai 6 pada indeks.
Pinatubo menghasilkan kolom gas dan abu letusan yang naik 40 km ke atmosfer, sedangkan “data awal letusan Tonga adalah bahwa kolom gas dan abu setidaknya setinggi 20 km,” kata Raymod Cas, seorang ahli vulkanologi di Universitas Monash di Australia kepada reuters.
Jika kita bandingkan skala letusannya dengan Asia Tenggara, awan vulkanik itu akan menutupi Kamboja dan sebagian Laos, Vietnam, dan Thailand. Bahkan, cukup untuk menutup hampir seluruh Korea Utara dan Selatan.
Jika kita menempatkan skala letusan di atas wilayah Gunung Sinai Mesir, itu akan mencakup Israel, tumpah ke Yordania dan Laut Mediterania. Itu juga cukup besar untuk menghilangkan wilayah Tanduk Afrika. (Baca juga; Letusan Bawah Laut Kedua Gunung Tonga Terdeteksi, Picu Ketakutan Tsunami Baru )
Para ilmuwan masih menentukan Volcanic Explosivity Index (VEI) dari letusan, pengukuran dari 1 hingga 8 yang memeriksa daya ledak letusan. Pinatubo, yang dianggap mirip dengan letusan Hunga Tonga-Hunga Ha?apai, mendapat nilai 6 pada indeks.
Pinatubo menghasilkan kolom gas dan abu letusan yang naik 40 km ke atmosfer, sedangkan “data awal letusan Tonga adalah bahwa kolom gas dan abu setidaknya setinggi 20 km,” kata Raymod Cas, seorang ahli vulkanologi di Universitas Monash di Australia kepada reuters.
(wib)
Lihat Juga :