Kecanduan Parah, Orang Indonesia Bermain Gadget Lebih dari 5 Jam Sehari

Kamis, 13 Januari 2022 - 20:29 WIB
loading...
Kecanduan Parah, Orang Indonesia Bermain Gadget Lebih dari 5 Jam Sehari
App Annie melaporkan, saat ini orang-orang menghabiskan waktu sekitar 4,8 jam sehari bermain media sosial. Foto/dok
JAKARTA - Laporan App Annie menunjukan, ada sebanyak 230 miliar orang di dunia mengunduh aplikasi berbagi video dan foto di seluruh dunia. Sebagian besar aplikasi yang diunduh adalah TikTok dan 90 persen pengguna menghabiskan waktu terbanyak di aplikasi populer tersebut, termasuk Indonesia.

App Annie melaporkan, saat ini orang-orang menghabiskan waktu sekitar 4,8 jam sehari bermain media sosial. App Annie menunjukkan bahwa aplikasi diunduh 230 miliar kali pada tahun 2021, dena nilai mencapai USD170 miliar atau sekitar Rp2.431 triliun.

BACA: Tips Mengatasi Kecanduan Game Online Pada Anak, Orang Tua Wajib Tahu

"Televisi perlahan-lahan mati karena seluler terus memecahkan rekor di hampir setiap kategori, waktu yang dihabiskan, unduhan, dan pendapatan," kata kepala eksekutif App Annie, Theodore Krantz seperti dikutip BBC, Kamis (13/1/2022).





Perusahaan pemantau memperkirakan bahwa, pada paruh kedua 2022 ini, TikTok akan melampaui 1,5 miliar pengguna aktif bulanan.

Berdasarkan laporan State of Mobile App Annie, dari 10 negara terbesar pengguna smartphone, 5 diantaranya yakni India, Turki, AS, Jepang, Meksiko, Singapura, dan Kanada, rata-rata menghabiskan waktu untuk aplikasi seluler sebanyak 4 jam 48 menit. Ini naik sebesar 30 persen dari tahun 2019 lalu.

BACA JUGA: Ford Ngamuk-ngamuk ke Dealer, Konsumen Digetok hingga Rp428 Juta

Sedangkan pengguna di Brasil, Indonesia, dan Korea Selatan melampaui lima jam per hari untuk bermain aplikasi seluler. Dari waktu itu, tujuh dari setiap 10 menit dihabiskan untuk aplikasi sosial, foto, dan video, dengan TikTok di urutan teratas.

Ekosistem seluler secara umum tetap sangat menjanjikan dengan dua juta aplikasi dan game baru yang diluncurkan pada tahun 2021. Jumlah aplikasi yang menghasilkan lebih dari USD100 juta atau setara Rp1,4 triliun, naik sekitar 20% dari tahun sebelumnya.
(ysw)
Komentar Anda
TEKNO UPDATE