Setelah Diamati Selama 130 Hari, Para Ilmuwan Saksikan Bintang Raksasa Meledak

Selasa, 11 Januari 2022 - 19:16 WIB
loading...
A A A
Supergiants merah adalah bintang terbesar di alam semesta dalam hal volume, ukurannya mencapai ratusan atau terkadang lebih dari seribu kali radius matahari. Seperti matahari, bintang-bintang masif ini menghasilkan energi melalui fusi nuklir unsur-unsur di intinya. (Baca juga; Rekor Bersejarah, Teleskop Luar Angkasa Hubble Sudah Beroperasi 1 Miliar Detik )

Namun, karena ukurannya yang sangat besar, bintang raksasa merah dapat membentuk elemen yang jauh lebih berat daripada hidrogen dan helium yang dibakar matahari. Saat supergiants membakar elemen yang lebih masif, intinya menjadi lebih panas dan lebih bertekanan.

Pada akhirnya, pada saat mulai menggabungkan besi dan nikel, bintang-bintang ini kehabisan energi. Kemudian inti bintang runtuh dan mengeluarkan atmosfer luar yang mengandung gas ke angkasa dalam ledakan supernova tipe II yang dahsyat.

Para ilmuwan telah mengamati supergiant merah sebelum menjadi supernova menggunakan dua teleskop di Hawaii, yaitu teleskop Pan-STARRS1 Institut Astronomi Universitas Hawaii dan Observatorium WM Keck di Mauna Kea. (Baca juga; Inilah 3 Roket yang Gagal Antar Wisatawan ke Antariksa, 2 di Antaranya Meledak )

Mereka telah mempelajari akibat dari ledakan kosmik ini, namun belum pernah melihat keseluruhan proses itu terjadi secara real time sampai sekarang. Para peneliti memantau bintang yang rewel itu selama 130 hari, sampai akhirnya bintang itu meledak.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Bohongi AS, Ilmuwan...
Bohongi AS, Ilmuwan Harvard Justru Bantu China Membangun 'Tentara Super'
10 Ilmuwan Nuklir AS...
10 Ilmuwan Nuklir AS Tewas Misterius, Trump Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Transformasi Polri di Era Listyo Sigit Dapat Apresiasi
Hyundai Hadirkan Powertrain...
Hyundai Hadirkan Powertrain Lengkap di GIIAS 2026
Kisah Mikail Fajar,...
Kisah Mikail Fajar, Siswa SMK dengan Bakat Seni yang Berhasil Tembus ITB Lewat SNBP 2026
Berita Terkini
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Akhirnya, Trio Maple...
Akhirnya, Trio Maple Haven Bisa Dikendalikan Langsung Lewat Game Mobile
Tantangan Backend Engineer...
Tantangan Backend Engineer Indonesia, Menjawab Tuntutan AI Workflow
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Infografis
Roket Terkuat SpaceX...
Roket Terkuat SpaceX Elon Musk Meledak Setelah Diluncurkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved