Jepang Teliti Dampak Kadar CO2 dan Penyebaran COVID-19 dalam Kereta, Hasilnya Mengejutkan

Selasa, 04 Januari 2022 - 16:38 WIB
loading...
A A A
Data dari Masyarakat Jepang untuk Kesehatan Kerja (The Japan Society for Occupational Health) kadar konsentrasi CO2 yang dapat diterima untuk mencegah berdampak negatif terhadap kesehatan pekerja adalah 5.000 ppm atau 0,5 persen, atau lebih rendah. (Baca juga; Canggih, Jepang Ciptakan Layar TV yang Bisa Dijilat dan Dirasakan )

Undang-Undang tentang Sanitasi Gedung menetapkan standar kualitas udara yang nyaman sekitar 1.000 ppm, atau 0,1 persen, atau lebih rendah. Kemudian sebagai tindakan mencegah COVID-19 di bar dan restoran, pemerintah Jepang menetapkan tingkat konsentrasi CO2 dalam ruangan tidak boleh melebihi 1.000 ppm.

Belum ada keterangan detail bagaimana penerapan peraturan tersebut dalam gerbong kereta yang biasa dipadati penumpang. Apalagi dari hasil penelitian itu tingkat CO2 dalam gerbong kereta sekitar 3.200 ppm (jendela tertutup) dan 2.700 ppm (jendela dibuka sedikit).

Padahal konsentrasi CO2 yang aman dalam ruangan untuk mencegah penyebaran COVID-19 harus lebih rendah dari 1.000 ppm. Hasil penelitian ini bisa menjadi pertimbangan juga bagi penerapan transportasi, khususnya kereta api di Indonesia.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
Jepang Menggunakan Monster...
Jepang Menggunakan Monster Serigala untuk Menghalau Beruang
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Populasi Menyusut 15...
Populasi Menyusut 15 Juta Jiwa, Bertahan Hidupnya Industri Jepang Kini Bergantung Pada Robot
TV Panasonic Hilang...
TV Panasonic Hilang dari Pasaran, Jepang Kembali Kehilangan Ikon Elektronik
Virus Raksasa Ditemukan...
Virus Raksasa Ditemukan di Kolam Jepang Berikan Petunjuk Misterius
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
106.474 Wisman Berangkat...
106.474 Wisman Berangkat dari 222 Stasiun di Luar 10 Terbesar, Perjalanan dengan KA Semakin Tersebar
Rekomendasi
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Berita Terkini
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Infografis
19 Buah dan Sayur yang...
19 Buah dan Sayur yang Tidak Boleh Masuk ke Dalam Kulkas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved