9 Penemuan Koin Paling Menakjubkan 2021, Nomor 4 Perak Arab Rampasan Bajak Laut
Jum'at, 31 Desember 2021 - 17:36 WIB
loading...
A
A
A
7. Koin Emas yang Ditemukan Penyelam
![9 Penemuan Koin Paling Menakjubkan 2021, Nomor 4 Perak Arab Rampasan Bajak Laut]()
Beberapa wisatawan mengambil lebih dari suvenir dari dasar Portitxol Bay, Spanyol, pada bulan Agustus. Saudara ipar, Luis Lens Pardo dan César Gimeno Alcalá, sedang menyelam bebas dengan snorkel sewaan ketika mereka melihat secercah cahaya emas di dasar laut. Cahaya itu ternyata berasal dari koin emas berusia 1.500 tahun. (Baca juga; Sedang Freediving di Laut, Penyelam Justru Temukan Harta Karun Koin Emas )
Koin-koin tersebut berasal dari hari-hari terakhir Kekaisaran Romawi Barat, antara tahun 364 dan 408 M, dan memakai wajah beberapa kaisar: Valentinian I, Valentinian II, Theodosius I, Arcadius dan Honorius. Tidak ada kapal karam di dekatnya, tetapi sisa-sisa besi dan kayu di dekatnya menunjukkan bahwa koin-koin itu mungkin awalnya terkubur di dalam peti kecil.
8. Timbunan Koin di Situs Desa Abad Ke-6 di Denmark
![9 Penemuan Koin Paling Menakjubkan 2021, Nomor 4 Perak Arab Rampasan Bajak Laut]()
Awalnya ditemukan tumpukan koin, perhiasan, dan ornamen yang berasal dari Zaman Besi di Vindelev, Denmark. Simpanan itu berisi 2,2 pon (1 kilogram) emas. Kemudian para arkeologi melakukan penggalian dan mengungkapkan sisa-sisa rumah panjang di sekitar timbunan emas.
Ini menunjukkan bahwa tempat itu adalah situs desa yang kuat selama abad keenam, ketika emas dikubur. Di antara harta itu adalah koin Romawi yang dilebur menjadi perhiasan dan beberapa cakram emas yang disebut Bracteates, salah satunya menggambarkan dewa Norse Odin. (Baca juga; Gali Lahan untuk Wisata Pemandian, Warga Temukan Uang Koin Peninggalan Belanda )
9. Timbunan Koin Anglo-Saxon di Norfolk Inggris
![9 Penemuan Koin Paling Menakjubkan 2021, Nomor 4 Perak Arab Rampasan Bajak Laut]()
Berawal dari seorang detektor logam di West Norfolk, menemukan timbunan koin Anglo-Saxon terbesar yang pernah ditemukan di Inggris. Pemburu harta karun anonim itu menemukan 131 koin dan empat benda emas selama enam tahun. (Baca juga; Ratusan Koin Emas Anglo-Saxon Ditemukan di Norfolk Inggris )
Orang itu melaporkan penemuan koin-koin itu kepada pihak berwenang, sesuai peraturan di Inggris. Tapi detektor logam lain, petugas polisi David Cockle, menggali 10 koin dan menjualnya secara ilegal. Cockle dijatuhi hukuman 16 bulan penjara dan dua dari 10 koin yang dia jual belum ditemukan.
Meeskipun diwarnai transaksi gelap, penemuan koin ini tetap menjadi yang spektakuler. Koin ini ditimbun sekitar tahun 600 M, pada masa kerajaan Anglo-Saxon yang independen. Timbunan koin ini adalah yang terbesar yang pernah ditemukan dari era ini, melampaui timbunan Crondall sebanyak 101 koin yang ditemukan pada tahun 1828.

Beberapa wisatawan mengambil lebih dari suvenir dari dasar Portitxol Bay, Spanyol, pada bulan Agustus. Saudara ipar, Luis Lens Pardo dan César Gimeno Alcalá, sedang menyelam bebas dengan snorkel sewaan ketika mereka melihat secercah cahaya emas di dasar laut. Cahaya itu ternyata berasal dari koin emas berusia 1.500 tahun. (Baca juga; Sedang Freediving di Laut, Penyelam Justru Temukan Harta Karun Koin Emas )
Koin-koin tersebut berasal dari hari-hari terakhir Kekaisaran Romawi Barat, antara tahun 364 dan 408 M, dan memakai wajah beberapa kaisar: Valentinian I, Valentinian II, Theodosius I, Arcadius dan Honorius. Tidak ada kapal karam di dekatnya, tetapi sisa-sisa besi dan kayu di dekatnya menunjukkan bahwa koin-koin itu mungkin awalnya terkubur di dalam peti kecil.
8. Timbunan Koin di Situs Desa Abad Ke-6 di Denmark

Awalnya ditemukan tumpukan koin, perhiasan, dan ornamen yang berasal dari Zaman Besi di Vindelev, Denmark. Simpanan itu berisi 2,2 pon (1 kilogram) emas. Kemudian para arkeologi melakukan penggalian dan mengungkapkan sisa-sisa rumah panjang di sekitar timbunan emas.
Ini menunjukkan bahwa tempat itu adalah situs desa yang kuat selama abad keenam, ketika emas dikubur. Di antara harta itu adalah koin Romawi yang dilebur menjadi perhiasan dan beberapa cakram emas yang disebut Bracteates, salah satunya menggambarkan dewa Norse Odin. (Baca juga; Gali Lahan untuk Wisata Pemandian, Warga Temukan Uang Koin Peninggalan Belanda )
9. Timbunan Koin Anglo-Saxon di Norfolk Inggris

Berawal dari seorang detektor logam di West Norfolk, menemukan timbunan koin Anglo-Saxon terbesar yang pernah ditemukan di Inggris. Pemburu harta karun anonim itu menemukan 131 koin dan empat benda emas selama enam tahun. (Baca juga; Ratusan Koin Emas Anglo-Saxon Ditemukan di Norfolk Inggris )
Orang itu melaporkan penemuan koin-koin itu kepada pihak berwenang, sesuai peraturan di Inggris. Tapi detektor logam lain, petugas polisi David Cockle, menggali 10 koin dan menjualnya secara ilegal. Cockle dijatuhi hukuman 16 bulan penjara dan dua dari 10 koin yang dia jual belum ditemukan.
Meeskipun diwarnai transaksi gelap, penemuan koin ini tetap menjadi yang spektakuler. Koin ini ditimbun sekitar tahun 600 M, pada masa kerajaan Anglo-Saxon yang independen. Timbunan koin ini adalah yang terbesar yang pernah ditemukan dari era ini, melampaui timbunan Crondall sebanyak 101 koin yang ditemukan pada tahun 1828.
(wib)
Lihat Juga :