AS Bikin Satelit Pendeteksi Rudal Hipersonik, China: Bisa Ngak Menghentikannya?

Senin, 27 Desember 2021 - 22:38 WIB
loading...
A A A
Hal senada juga dikatakan mantan instruktur militer China Song Zhongping. Dia menjelaskan, bahwa satelit HBTSS dapat mendeteksi dan melacak rudal hipersonik. Namun, setelah mendeteksinya apakah AS mampu mencegat dan menghancurkan rudal hipersonik. (Baca juga; Pesawat Hipersonik China Dirancang Mampu Mencapai Seluruh Penjuru Bumi dalam Waktu 1 Jam )

“HBTSS mungkin telah memecahkan masalah deteksi, tetapi senjata hipersonik tidak mudah dicegat,” katanya. Dia menambahkan AS perlu menyiapkan konstelasi satelit untuk memantau peluncuran rudal hipersonik dalam skala global.

Pada bulan Agustus, China menguji rudal hipersonik berkemampuan nuklir yang mengelilingi dunia sebelum menuju targetnya. Ini menunjukkan kemampuan luar angkasa China canggih dan mengejutkan AS. Sebab, senjata hipersonik bisa terbang lebih cepat dari lima kali kecepatan suara.
AS Bikin Satelit Pendeteksi Rudal Hipersonik, China: Bisa Ngak Menghentikannya?

Produsen senjata AS seperti Lockheed Martin dan Raytheon Technologies telah mengembangkan teknologi senjata hipersonik selama hampir tiga dekade. Bahkan Pentagon pada tahun 2022 menyiapkan anggaran untuk penelitian senjata hipersonik sebesar USD3,8 miliar (Rp54 triliun), naik dari tahun 2021 sebesar USD3,2 miliar (Rp45,5 triliun).

Rusia dan India juga memiliki senjata hipersonik. Rusia memliki rudal hipersonik Zircon yang dapat melesat enam kali kecepatan suara dan menembus sistem pertahanan anti-rudal konvensional. (Baca juga; Ini Rahasia Rudal Hipersonik Rusia Tidak Terdeteksi Radar )

India juga sudah menguji senjata hipersonik buatan dalam negeri pada bulan September. India mengembangkan rudal jelajah hipersonik, BrahMos II, bekerja sama dengan Rusia. (Baca juga; India Tembakkan Rudal Balistik Canggih Berkemampuan Nuklir )
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Rekomendasi
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Tak Hanya untuk Rebo...
Tak Hanya untuk Rebo Wekasan, 12 Doa Tolak Bala Bisa Diamalkan Kapan Saja
Berita Terkini
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved