Ilmuwan Temukan Penyebab Kiamat dari Tumbukan Asteroid 66 Juta Tahun Lalu

Jum'at, 24 Desember 2021 - 11:04 WIB
loading...
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan menemukan bukti kiamat usai bumi ditabrak asteroid pemusnah dinosaurus 66 juta tahun yagn lalu. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Tim dari California Academy of Sciences menemukan penyebab kiamat usai bumi ditabrak asteroid pemusnah dinosaurus dengan kecepatan 43.452 kilometer perjam. Saat itu seluruh kehidupan tidak langsung musnah, tapi butuh dua tahun setelah asteroid meledak sekitar 66 juta tahun yang lalu.

Dalam sebuah studi baru, tim AS menemukan pemicu utama kepunahan mungkin adalah awan abu dan partikel jelaga yang menyebar melalui atmosfer. Awan ini bertahan hingga dua tahun, menempatkan sebagian besar bumi dalam kegelapan dan menyulitkan apa pun untuk tumbuh atau bertahan hidup.

Dikutip dari Daily Mail, Jumat (24/12/2021), kehidupan di daerah sekitar tumbukan akan terbunuh seketika, tetapi ada lebih banyak kerusakan yang signifikan pada tahun-tahun setelah tabrakan.

BACA: Astrofisikawan PerkirakanBumi Kiamat Dimulai dari Padamnya Matahari

Ini termasuk gelombang pasang, banjir dan perubahan lingkungan besar-besaran, termasuk sebaran partikel kecil ke atmosfer yang menyebar ke seluruh dunia. Sementara bumi diselimuti kegelapan, tanaman juga gagal tumbuh karena kekurangan sinar matahari untuk melakukan fotosintesis.

"Skenario musim dingin nuklir ini, seperti yang pertama kali diusulkan pada 1980-an, memainkan peran utama dalam kepunahan massal ," jelas Peter Roopnarine, penulis studi, kepada Live Science.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Ilmuwan Temukan Fakta...
Ilmuwan Temukan Fakta Alam Eemesta Mengembang 10% Lebih Cepat dari Prediksi
Sebuah Asteroid Menabrak...
Sebuah Asteroid Menabrak Bulan pada 2032, Dampaknya Akan Mencapai Bumi
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi...
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi di Gletser Kiamat Antartika
2 Ramalan 2026 Nostradamus...
2 Ramalan 2026 Nostradamus Terbukti di Awal Tahun
Kiamat Militer AS di...
Kiamat Militer AS di Timur Tengah? Iran Hancurkan 16 Pangkalan AS
RDPU terkait Kasus Amsal...
RDPU terkait Kasus Amsal Sitepu, Lola Nelria: Sampai Kiamat, Komisi III DPR Akan Bela Masyarakat
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Rekomendasi
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved