Disebut Fosil Terindah, Ini Embrio Dinosaurus Berusia 66 Juta Tahun
Rabu, 22 Desember 2021 - 07:30 WIB
loading...
Ilustrasi yang menunjukkan embrio dinosaurus oviraptorosaur yang hampir menetas berdasarkan spesimen baru yang ditemukan di China selatan. Foto: Lida Xing/University of Birmingham/AFP
A
A
A
GUANZHOU - Fosil embrio dinosaurus berusia sekitar 66 juta tahun lalu ditemukan di Ganzhou, sebelah selatan China. Fosil ini milik dinosaurus theropoda ompong atau oviraptorosaur, yang oleh para peneliti dijuluki "Baby Yingliang".
Para ilmuwan menyebutkan penemuan embrio dinosaurus ini sangat indah seperti telur ayam yang hendak menetas. Fosil embrio ini mengungkapkan postur yang sebelumnya tidak terlihat pada dinosaurus. (Baca juga; Spesies Baru Dinosaurus Berekor Pisau, Punya 7 Bilah Tajam untuk Melindungi Diri )
"Ini adalah salah satu embrio dinosaurus terbaik yang pernah ditemukan dalam sejarah," kata Fion Waisum Ma, peneliti Universitas Birmingham dalam jurnal iScience kepada AFP dikutip SINDOnews dari laman theguardian, Rabu (22/12/2021).
Ma dan rekannya menemukan kepala Bayi Yingliang berada di bawah tubuhnya, dengan kaki di kedua sisi dan punggung melengkung. Postur yang sebelumnya tidak terlihat pada dinosaurus, tetapi mirip dengan burung modern.
Pada burung, perilaku dikendalikan oleh sistem saraf pusat dan disebut " tucking". Anak ayam yang bersiap menetas menyelipkan kepala mereka di bawah sayap kanan mereka untuk menstabilkan kepala saat mereka memecahkan cangkang dengan paruhnya.
Para ilmuwan menyebutkan penemuan embrio dinosaurus ini sangat indah seperti telur ayam yang hendak menetas. Fosil embrio ini mengungkapkan postur yang sebelumnya tidak terlihat pada dinosaurus. (Baca juga; Spesies Baru Dinosaurus Berekor Pisau, Punya 7 Bilah Tajam untuk Melindungi Diri )
"Ini adalah salah satu embrio dinosaurus terbaik yang pernah ditemukan dalam sejarah," kata Fion Waisum Ma, peneliti Universitas Birmingham dalam jurnal iScience kepada AFP dikutip SINDOnews dari laman theguardian, Rabu (22/12/2021).
Ma dan rekannya menemukan kepala Bayi Yingliang berada di bawah tubuhnya, dengan kaki di kedua sisi dan punggung melengkung. Postur yang sebelumnya tidak terlihat pada dinosaurus, tetapi mirip dengan burung modern.
Pada burung, perilaku dikendalikan oleh sistem saraf pusat dan disebut " tucking". Anak ayam yang bersiap menetas menyelipkan kepala mereka di bawah sayap kanan mereka untuk menstabilkan kepala saat mereka memecahkan cangkang dengan paruhnya.
Lihat Juga :