Lebih Efisien, McEasy Hadirkan Dua Terobosan Inovatif

Selasa, 21 Desember 2021 - 11:30 WIB
loading...
Lebih Efisien, McEasy...
Startup manajemen dan pelacakan logistik pintar McEasy menawarkan dua solusi inovatif untuk permasalahan industri logistik . FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Startup manajemen dan pelacakan logistik pintar McEasy menawarkan dua solusi inovatif untuk permasalahan industri logistik di Indonesia, yaitu Vehicle Smart Management System (VSMS), Transportation Management System (TMS), dan Smart Driver Apps.

VSMS merupakan solusi digital untuk membantu operasional logistik dan pelacakan lokasi kendaraan secara real-time. Sementara itu, TMS merupakan software cerdas untuk perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan optimisasi proses pengiriman barang secara terpadu untuk menjadikan keseluruhan proses lebih efisien.

BACA JUGA - Pelabuhan Jangkar Beroperasi, LaNyalla Berharap Ekonomi Daerah Semakin Tumbuh

“Dengan infrastruktur manajemen logistik yang lebih canggih, kami berupaya untuk menjawab permasalahan lama yang telah terjadi selama bertahun-tahun di Indonesia, terutama kurangnya integrasi antara pihak-pihak yang terlibat di rantai pasok. Selama ini, sistem operasional kebanyakan masih menggunakan cara-cara manual dengan administrasi yang rumit. McEasy ingin membawa angin perubahan digitalisasi agar proses rantai pasok bisa berjalan secara otomatis, lebih mudah dan lebih efisien, untuk semua pihak yang terlibat,” kata Raymond Sutjiono, Co-Founder McEasy melalui siaran pers, Selasa (21/12/2021).

Raymond menjelaskan, melalui TMS, pelanggan McEasy dapat melacak posisi kendaraan dan seluruh biaya operasional secara transparan, tanpa perlu repot untuk memeriksanya secara manual.

“McEasy juga menggunakan model bisnis berbasis langganan (subscription) dan menawarkan kustomisasi solusi, untuk disesuaikan dengan skala bisnis pelanggan, seperti third-party logistics (3PL), fourth-party logistics (4PL), distributor, atau perusahaan brand,” ujar Raymond.

Menurut, Raymond, kehadiran solusi-solusi ini membantu semua pelaku bisnis logistik, mulai dari perusahaan manufaktur dan distribusi hingga perusahaan brand besar yang telah memiliki armada sendiri.
Lebih Efisien, McEasy Hadirkan Dua Terobosan Inovatif

“Terlebih sejak adanya regulasi pemerintah yang mewajibkan angkutan umum orang untuk memasang alat pemantau pergerakan kendaraan elektronik atau Global Positioning System (GPS), banyak perusahaan transportasi umum seperti bis yang membutuhkan integrasi sistem GPS dalam dashboard VSMS McEasy,” ungkap Raymond.

Salah satu pelanggan dalam portofolio McEasy adalah MGM Bosco, perusahaan logistik yang memiliki spesialisasi di sektor rantai pasok dingin (cold-chain). Awalnya, MGM Bosco membutuhkan sebuah sistem terpadu untuk TMS yang dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan bisnis perusahaan.

“Sistem manajemen logistik kami yang sebelumnya tidak mampu mengakomodasi kebutuhan kustomisasi untuk menyesuaikan dengan bisnis MGM Bosco. Fitur yang digunakan cenderung standar, sehingga kurang fleksibel untuk perencanaan jangka panjang. Kami juga mengalami kesulitan dalam integrasi, terutama karena ada sejumlah vendor yang terpisah-pisah dan tidak saling terhubung,” jelas Aldo William, Assistant Fleet Manager MGM Bosco.

McEasy kemudian memfasilitasi sentralisasi GPS dengan vendor-vendor yang awalnya berdiri terpisah, agar semuanya terintegrasi melalui API. Bekerja sama sejak 2020, 50 karyawan MGM Bosco kini sudah menggunakan sistem TMS McEasy dan 700 armada daratnya sudah dilengkapi dengan sensor temperatur.

Saat ini, McEasy telah melayani pelanggan di area Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, serta Sulawesi. Pada t 2022, perusahaan rintisan ini mematok target pertumbuhan minimal 4x lipat dibandingkan 2021.

“Kedepannya, McEasy mempunyai misi untuk membuat sebuah ekosistem terintegrasi yang memudahkan para stakeholders mengoptimasi semua proses logistik dan rantai pasok,” tandas Raymond.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
DAMAC Digital Siap Jadikan...
DAMAC Digital Siap Jadikan Indonesia Kekuatan Digital Baru Asia
Inggris Akan Memperkenalkan...
Inggris Akan Memperkenalkan Kartu Identitas Digital
Jepang Usulkan Penggunaan...
Jepang Usulkan Penggunaan Buku Teks Digital mulai Tahun 2030
China Bertekat Memperkuat...
China Bertekat Memperkuat Literasi Digital dan AI
UMB Perkuat Diplomasi...
UMB Perkuat Diplomasi Kreatif Indonesia-Tiongkok, Pamerkan 100 Karya Desain Merek Inovatif
KJRI Penang : Konektivitas...
KJRI Penang : Konektivitas BNCT, Belawan - Penang - Port - Perlis Inland Port Perkuat Rantai Pasok Kawasan
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
Rekomendasi
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Berita Terkini
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved