Disebut Bisa Sebabkan Kiamat, Ini Kecepatan dan Kekuatan Meteor yang Jatuh ke Bumi

Selasa, 21 Desember 2021 - 19:42 WIB
loading...
Disebut Bisa Sebabkan...
Kecepatan meteor Chelyabinsk mencapai 20 kilometer perdetik dan ledakannya setara 500 kiloton TNT. Foto/NASA
A A A
JAKARTA - Meteor adalah salah satu benda luar angkasa yang paling sering jatuh ke bumi. Dahsyatnya meteor yang pernah jatuh ke bumi tercatat di Rusia, yakni di Kota Chelyabinsk dan Tunguska.

Para ilmuwan sudah memperkirakan kalau batuan luar angkasa adalah salah satu ancaman yang bisa membuat bumi kiamat. Untuk itu NASA menyiapkan Double Asteroid Redirection Test (DART) yang akan menabrakkan pesawat luar angkasa ke asteroid yang mengancam bumi.

BACA: Besok Asteroid Besar Melintasi Bumi, Jika Orbitnya berubah Bisa Kiamat Dunia

Berikut kecepatan dan kekuatan meteor yang pernah jatuh ke bumi yang diolah dari berbagai sumber:

1. Meteor Chelyabinsk

Ledakan meteor dahsyat pernah terjadi di Kota Chelyabinsk Rusia pada 15 Februari 2013 silam. Batu luar angkasa selebar 20 meter ini meledak di ketinggian 45 kilometer di atas kota.

Kecepatan meteor ini tercatat mencapai 20 kilometer perdetik dan ledakannya setara 500 kiloton TNT atau 33 kali kekuatan bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang.

Tepat di bawah ledakan, gelombang kejutnya memecahkan kaca jendela dari 3.600 blok apartemen dan melukai 1.200 orang.

Setelah ledakan, ilmuwan menemukan potongan meteor tersebut di lubang selebar 7 meter di danau Chebarkul. Saat dibawa para ilmuwan, meteorit itu beratnya mencapai 650 kilogram.

2. Meteor Tunguska

Ini adalah ledakan meteor paling dahsyat yang terjadi di Rusia pada 30 Juni 1908. Dalam peristiwa ini, 80 juta pohon di area hutan seluas 2.150 kilometer persegi hangus terbakar.

BACA JUGA: Menyusuri Jejak Honda S90 di Indonesia, Motor Langka Incaran Kolektor

Meteor ini diperkirakan melesat dengan kecepatan antara 15-30 kilometer perdetik dan meledak di atas langit Tunguska di ketinggian 5-10 kilometer.

Meteor ini diperkirakan meledak di udara karena ilmuwan tidak menemukan bukti-bukti tumbukan dengan bumi.

Meteorit ini diperkirakan berukuran 50 hingga 190 meter dan menghasilkan gelombang kejut mencapai 5,0 skala Richter. Gelombang kejut ini setara dengan ledakan antara 3 hingga 30 megaton TNT.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
UI Kembangkan RehatPod,...
UI Kembangkan RehatPod, Solusi Isi Ulang Energi bagi Masyarakat Urban
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Infografis
6 Vitamin yang Bisa...
6 Vitamin yang Bisa Menurunkan Berat Badan dan Sumbernya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved