China Rancang Pesawat Luar Angkasa yang Bisa Lepas Landas dan Mendarat di Bandara
Senin, 20 Desember 2021 - 17:03 WIB
loading...
China sedang mengembangkan pesawat luar angkasa yang dikenal sebagai Tengyun, yang memiliki sistem lepas landas dan pendaratan horizontal (HTHL). Foto/defence.pk/CASC
A
A
A
BEIJING - China sudah mampu meluncurkan pesawat ruang angkasa tanpa propulsi roket. Ini berarti pesawat luar angkasa tidak akan membutuhkan lokasi peluncuran atau dapat lepas landas dan mendarat di bandara.
China sedang mengembangkan pesawat luar angkasa yang dikenal sebagai Tengyun, yang memiliki sistem lepas landas dan pendaratan horizontal (HTHL). Itu memberikan keunggulan dibandingkan dengan X-37B Orbital Test Vehicle (OTV) milik Amerika Serikat yang diluncurkan dengan roket.
“Teknologi pesawat luar angkasa China terinspirasi oleh X-37B AS, tetapi OTV Amerika masih perlu diluncurkan dengan roket, sementara China kini telah mengatasi keterbatasan ini,” kata pemimpin redaksi majalah Naval and Merchant Ships, Su Ming dikutip SINDOnews dari laman defence.pk Senin (20/12/2021).
Dia mengacu pada uji terbang Tengyun yang dikembangkan China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) pada Juli 2021. Tengyun diluncurkan pada penerbangan suborbital oleh kapal induk, bukan roket. (Baca juga; Peluncuran Roket Kuaizhou-1A China Gagal, 2 Satelit Hilang )
“Tes HTHL yang berhasil menunjukkan pesawat luar angkasa China di masa depan akan dapat lepas landas dari bandara mana pun di negara ini. Itu berarti penerbangan pesawat ruang angkasa di masa depan bisa berubah dari saat ini 30 kali setahun menjadi lebih dari 1.000 kali setahun, seperti pesawat biasa,” ujar Su Ming.
China sedang mengembangkan pesawat luar angkasa yang dikenal sebagai Tengyun, yang memiliki sistem lepas landas dan pendaratan horizontal (HTHL). Itu memberikan keunggulan dibandingkan dengan X-37B Orbital Test Vehicle (OTV) milik Amerika Serikat yang diluncurkan dengan roket.
“Teknologi pesawat luar angkasa China terinspirasi oleh X-37B AS, tetapi OTV Amerika masih perlu diluncurkan dengan roket, sementara China kini telah mengatasi keterbatasan ini,” kata pemimpin redaksi majalah Naval and Merchant Ships, Su Ming dikutip SINDOnews dari laman defence.pk Senin (20/12/2021).
Dia mengacu pada uji terbang Tengyun yang dikembangkan China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) pada Juli 2021. Tengyun diluncurkan pada penerbangan suborbital oleh kapal induk, bukan roket. (Baca juga; Peluncuran Roket Kuaizhou-1A China Gagal, 2 Satelit Hilang )
“Tes HTHL yang berhasil menunjukkan pesawat luar angkasa China di masa depan akan dapat lepas landas dari bandara mana pun di negara ini. Itu berarti penerbangan pesawat ruang angkasa di masa depan bisa berubah dari saat ini 30 kali setahun menjadi lebih dari 1.000 kali setahun, seperti pesawat biasa,” ujar Su Ming.
Lihat Juga :