Kiamat Versi Kalender Suku Maya Tenyata Cuma Salah Hitungan

Senin, 20 Desember 2021 - 08:22 WIB
loading...
Kiamat Versi Kalender...
Gambaran Kiamat yang pernah digambarkan Suku Maya. FOTO/ IST
A A A
LIMA - Suku Maya penah meramal 2012 akan terjadi Kiamat, namun prediksi suku Maya tersebut nyatanya tak terbukti kebenarannya hal tersebut dikarenakan salah penghitungan. Rupanya sebelum prediksi suku Maya, ramalan akhir dari dunia sudah ada sejak beberapa dekade lalu.

Meskipun ramalan kiamat tersebut kerap kali gagal, namun tampaknya prediksi mengenai hari kiamat mampu menarik perhatiaan beberapa masyarakat, terlepas masyarakat tersebut mempercayai atau tidak.

BACA JUGA - Gletser Kiamat Terus Mencair, Ahli Glasiologi Sebut Bumi di Ambang Kehancuran

Prediksi hari kiamat yang cukup terkenal datang dari ramalan suku Maya. Suku Maya meramalkan akhir dunia terjadi pada 21 Desember 2012. Pasalnya 21 Desember 2012 adalah hari terakhir bak’tun 13 atau siklus 144.000 hari kalender. Yang mana, suku Maya Kuno mempercayai, akhir dari bak’tun 13 sebagai akhir dari siklus penciptaan.

Prediksi kiamat yang didasarkan pada berakhirnya kalender suku Maya. Sementara di sisi lain, para arkeolog sebut ramalan kala itu tanggal tersebut adalah kekeliruan dalam prediksi tersebut

Arkeolog di University of Illinois, Lisa Lucero mengatakan suku Maya kuno menghentikan hitungan kalendernya untuk memulai periode baru atau baktun. Kenyataannya hanya hal seperti itu saja. Namun, banyak penulis dan pembuat film yang memasarkan ide bahwa suku Maya memprediksi kiamat.

Prediksi tersebut dimulai dari kekeliruan dalam menerjemahkan prasasti yang ditemukan di situs purbakala suku Maya di wilayah Tabasco, Meksiko. Pembicaraan mengenai kiamat pun mencapai puncak dengan pemutaran film thriller berjudul "2012" pada 2009 lalu. Demikian dilansir dari USA Today.

Teori mengenai akhir dunia pun bermunculan, mulai dari kemunculan sebuah planet pengembara bernama Nibiru sampai eksperimen fisika Eropa yang membuat Bumi ditelan lubang hitam. "Orang seringkali khawatir pada hal-hal yang keliru," ujar seorang fisikawan di Massachussets Institute of Technology (MIT), Max Tegmark.

Dia menambahkan, ketimbang mengkhawatirkan ramalan kuno, saat ini Tegmark justru khawatir bahwa kecerdasan komputer telah mulai hilang kendali.Terutama dalam beberapa dekade ke depan.

Sementara itu, cendikiawan dari University of Texas, David Stuart menolak prediksi bahwa suku Maya meramalkan kiamat. "Suku Maya kuno tidak memprediksi akhir dunia, melainkan sebuah pembaruan yang terjadi secara konstan," ujatnya.

Menurut ahli suku Maya, mitologi klasik Maya berkutat di seputar sejarah yang berulang dalam lingkaran tanpa akhir, sesuai dengan waktu yang mencapai jumlah triliunan tahun. Sedangkan penelitian di sebuah gua stalaktit di Belize telah menambah bukti bahwa masa akhir yang dikatakan dalam kalender Maya adalah mengenai kematian salah satu rajanya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Cerita Aiman Ricky Jadi...
Cerita Aiman Ricky Jadi Petugas Haji, Belajar Sabar dan Melayani Jemaah
Pahlawan Cape Verde...
Pahlawan Cape Verde di Piala Dunia 2026 Menangis, Ibunya Ditolak Masuk Amerika Serikat
Mengapa Pemain Spanyol...
Mengapa Pemain Spanyol Tidak Menyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved