Kiamat Versi Kalender Suku Maya Tenyata Cuma Salah Hitungan
Senin, 20 Desember 2021 - 08:22 WIB
loading...
A
A
A
Teori mengenai akhir dunia pun bermunculan, mulai dari kemunculan sebuah planet pengembara bernama Nibiru sampai eksperimen fisika Eropa yang membuat Bumi ditelan lubang hitam. "Orang seringkali khawatir pada hal-hal yang keliru," ujar seorang fisikawan di Massachussets Institute of Technology (MIT), Max Tegmark.
Dia menambahkan, ketimbang mengkhawatirkan ramalan kuno, saat ini Tegmark justru khawatir bahwa kecerdasan komputer telah mulai hilang kendali.Terutama dalam beberapa dekade ke depan.
Sementara itu, cendikiawan dari University of Texas, David Stuart menolak prediksi bahwa suku Maya meramalkan kiamat. "Suku Maya kuno tidak memprediksi akhir dunia, melainkan sebuah pembaruan yang terjadi secara konstan," ujatnya.
Menurut ahli suku Maya, mitologi klasik Maya berkutat di seputar sejarah yang berulang dalam lingkaran tanpa akhir, sesuai dengan waktu yang mencapai jumlah triliunan tahun. Sedangkan penelitian di sebuah gua stalaktit di Belize telah menambah bukti bahwa masa akhir yang dikatakan dalam kalender Maya adalah mengenai kematian salah satu rajanya.
Dia menambahkan, ketimbang mengkhawatirkan ramalan kuno, saat ini Tegmark justru khawatir bahwa kecerdasan komputer telah mulai hilang kendali.Terutama dalam beberapa dekade ke depan.
Sementara itu, cendikiawan dari University of Texas, David Stuart menolak prediksi bahwa suku Maya meramalkan kiamat. "Suku Maya kuno tidak memprediksi akhir dunia, melainkan sebuah pembaruan yang terjadi secara konstan," ujatnya.
Menurut ahli suku Maya, mitologi klasik Maya berkutat di seputar sejarah yang berulang dalam lingkaran tanpa akhir, sesuai dengan waktu yang mencapai jumlah triliunan tahun. Sedangkan penelitian di sebuah gua stalaktit di Belize telah menambah bukti bahwa masa akhir yang dikatakan dalam kalender Maya adalah mengenai kematian salah satu rajanya.
(wbs)
Lihat Juga :