Mulai Minggu Ini, YouTube TV Tidak Lagi Menayangkan Disney Channel
Minggu, 19 Desember 2021 - 14:02 WIB
loading...
YouTube TV berpotensi kehilangan saluran Disney minggu ini karena perjanjian kedua perusahaan tersebut berakhir pada 17 Desember 2021. Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - YouTube TV berpotensi kehilangan saluran Disney minggu ini karena perjanjian kedua perusahaan tersebut berakhir pada 17 Desember 2021. Hingga saat ini, YouTube TV dan Disney Channel belum menemukan kesepakatan lanjutan.
Dikutip dari TechRadar, Minggu (19/12/2021), dilaporkan oleh Otoritas Android, Google telah mengkonfirmasi bahwa hilangnya pilihan saluran Disney dari aplikasi YouTube TV akan mengurangi biaya berlangganan bulanan sebesar USD15 atau setara Rp215.718.
Posting blog menambahkan bahwa penurunan harga YouTube TV hanya akan berlaku selama jangkauan saluran milik Disney tetap absen dari layanan berlangganan. Sepertinya Google akan terus secara aktif mencari kesepakatan dengan Disney.
BACA: 7 Kanal YouTube untuk Disimak Supaya Kamu Bisa Cerdas Finansial
"Jika Disney menawarkan kami persyaratan yang adil, kami akan memperbarui perjanjian kami dengan mereka. Namun, jika kami tidak dapat mencapai kesepakatan pada hari Jumat, saluran milik Disney tidak akan tersedia lagi," kata juru bicara YouTube.
Dikutip dari TechRadar, Minggu (19/12/2021), dilaporkan oleh Otoritas Android, Google telah mengkonfirmasi bahwa hilangnya pilihan saluran Disney dari aplikasi YouTube TV akan mengurangi biaya berlangganan bulanan sebesar USD15 atau setara Rp215.718.
Posting blog menambahkan bahwa penurunan harga YouTube TV hanya akan berlaku selama jangkauan saluran milik Disney tetap absen dari layanan berlangganan. Sepertinya Google akan terus secara aktif mencari kesepakatan dengan Disney.
BACA: 7 Kanal YouTube untuk Disimak Supaya Kamu Bisa Cerdas Finansial
"Jika Disney menawarkan kami persyaratan yang adil, kami akan memperbarui perjanjian kami dengan mereka. Namun, jika kami tidak dapat mencapai kesepakatan pada hari Jumat, saluran milik Disney tidak akan tersedia lagi," kata juru bicara YouTube.
Lihat Juga :