Peneliti Korea Selatan Klaim Bisa Deteksi Covid-19 Omicron dalam 20 Menit

Jum'at, 17 Desember 2021 - 17:04 WIB
loading...
A A A
Jika tes PCR biasa hanya memindai beberapa area tertentu di virus, teknologi diagonisa molekuler yang dikembangkan oleh Lee diklaim mempu membuat reaksi pengikat asam nukleat hanya ketika RNA Covid-19 ditemukan. ”Sehingga memungkinkan deteksi cepat,” ujar Lee lagi.

Lee juga menyebut bahwa teknologi deteksi PCR yang saat ini digunakan hanya bisa memproses 96 sampel per perangkat. Sedangkan teknologi yang ia kembangkan diklaim mampu memproses 250 sampel per jam.

Keunggulan lain teknologi ini tidak perlu ada alat khusus. ”Kami akan mengumumkan teknologi ini dalam waktu dekat,” ujar Lee.

Sebelumnya, juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi mengatakan bahwa tiap-tiap varian Covid-19 berbeda teknik PCR untuk bisa mendeteksinya. ”Harus ada pemeriksaan genom,'' pungkas Siti Nadia.

Sebelumnya, Pusat Penelitian Gabungan Komisi Eropa mengembangkan metode untuk menciptakan alat deteksi baru khusus untuk varian Omicron.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspada! Omicron XXB...
Waspada! Omicron XXB Berpotensi Picu Gelombang Infeksi Baru di Indonesia
Kasus Menurun, WHO Tegaskan...
Kasus Menurun, WHO Tegaskan Pandemi COVID-19 Belum Berakhir
Omicron Berlalu, WHO...
Omicron Berlalu, WHO Pastikan Pandemi Belum Berakhir
Mengapa Pasien Covid-19...
Mengapa Pasien Covid-19 Kehilangan Indera Penciuman? Ini Penjelasan Ilmuwan
Eksodus Warga Ukraina...
Eksodus Warga Ukraina Berpotensi Membuat Penyebaran Covid-19 Tak Terkendali
Teknologi Streamer di...
Teknologi Streamer di Air Purifier Daikin Bisa Lumpuhkan Varian Omicron
Kemenkes Sebut Covid-19...
Kemenkes Sebut Covid-19 Varian JN.1 Tidak Ganas
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Meningkat, Menkes: Bukan Varian Baru
Waspada! Subvarian Omicron...
Waspada! Subvarian Omicron COVID-19 Baru Eris Menyebar Cepat di AS
Rekomendasi
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Berita Terkini
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved