Bangsa Viking Pun Tersingkir Akibat Perubahan Iklim
Jum'at, 17 Desember 2021 - 06:58 WIB
loading...
A
A
A
Para ilmuwan menguji hipotesis mereka dengan memodelkan perkiraan pertumbuhan es di Greenland barat daya selama periode 400 tahun pendudukan Norse. Lalu, menambahkan perhitungan tersebut ke model yang menunjukkan kenaikan permukaan laut selama waktu itu.
Kemudian, mereka menganalisis peta situs Viking yang diketahui untuk melihat bagaimana temuan mereka sejalan dengan bukti arkeologis yang menandai berakhirnya kehadiran Viking di Greenland. Model mereka menunjukkan bahwa dari sekitar 1000 hingga 1400, naiknya air laut di sekitar Greenland membanjiri pemukiman Viking setinggi 5 meter dan mengenangi wilayah 54 mil persegi (140 kilometer persegi) lahan di pesisir.
![Bangsa Viking Pun Tersingkir Akibat Perubahan Iklim]()
“Banjir ini menenggelamkan tanah yang digunakan orang Viking untuk bertani dan sebagai padang penggembalaan untuk ternak mereka, menurut model terse but,” tutur Borreggine. Namun, kenaikan permukaan laut mungkin bukan satu-satunya alasan orang Viking meninggalkan Greenland.
Tantangan lain yang menyebabkan komunitas itu runtuh, adalah akibat badai tekanan eksternal - seperti kerusuhan sosial dan penipisan sumber daya. Kondisi itu telah mendorong bangsa Viking untuk meninggalkan permukiman mereka untuk selamanya. (Baca juga; Berbentuk Bulan Sabit, Anting-anting Emas Kuno Berusia 1000 Tahun Raja Viking Bikin Penasaran )
"Kombinasi perubahan iklim dan lingkungan, pergeseran lanskap sumber daya, dan interaksi dengan Inuit di Utara semuanya dapat berkontribusi pada migrasi bangsa Viking. Kemungkinan kombinasi dari faktor-faktor ini menyebabkan migrasi Nordik keluar dari Greenland dan lebih jauh ke barat," kata Borreggine.
Kemudian, mereka menganalisis peta situs Viking yang diketahui untuk melihat bagaimana temuan mereka sejalan dengan bukti arkeologis yang menandai berakhirnya kehadiran Viking di Greenland. Model mereka menunjukkan bahwa dari sekitar 1000 hingga 1400, naiknya air laut di sekitar Greenland membanjiri pemukiman Viking setinggi 5 meter dan mengenangi wilayah 54 mil persegi (140 kilometer persegi) lahan di pesisir.

“Banjir ini menenggelamkan tanah yang digunakan orang Viking untuk bertani dan sebagai padang penggembalaan untuk ternak mereka, menurut model terse but,” tutur Borreggine. Namun, kenaikan permukaan laut mungkin bukan satu-satunya alasan orang Viking meninggalkan Greenland.
Tantangan lain yang menyebabkan komunitas itu runtuh, adalah akibat badai tekanan eksternal - seperti kerusuhan sosial dan penipisan sumber daya. Kondisi itu telah mendorong bangsa Viking untuk meninggalkan permukiman mereka untuk selamanya. (Baca juga; Berbentuk Bulan Sabit, Anting-anting Emas Kuno Berusia 1000 Tahun Raja Viking Bikin Penasaran )
"Kombinasi perubahan iklim dan lingkungan, pergeseran lanskap sumber daya, dan interaksi dengan Inuit di Utara semuanya dapat berkontribusi pada migrasi bangsa Viking. Kemungkinan kombinasi dari faktor-faktor ini menyebabkan migrasi Nordik keluar dari Greenland dan lebih jauh ke barat," kata Borreggine.
(wib)
Lihat Juga :