Bangsa Viking Pun Tersingkir Akibat Perubahan Iklim

Jum'at, 17 Desember 2021 - 06:58 WIB
loading...
Bangsa Viking Pun Tersingkir...
Bangsa Viking dikenang sebagai pejuang yang ganas, tetapi para pejuang yang perkasa itu tidak dapat menandingi perubahan iklim. Foto/dailyscandinavia
A A A
NEW ORLEANS - Bangsa Viking dikenang sebagai pejuang yang ganas, tetapi para pejuang yang perkasa itu tidak dapat menandingi perubahan iklim . Para ilmuwan baru-baru ini menemukan bahwa kenaikan permukaan laut menyebabkan banjir besar di pesisir menggenangi pertanian Norse dan akhirnya mengusir bangsa Viking dari Greenland pada abad ke-15.

Bangsa Viking pertama kali mendirikan pijakan di Greenland selatan sekitar tahun 985 M dengan kedatangan Erik Thorvaldsson, yang dikenal sebagai "Erik si Merah". Dia seorang penjelajah kelahiran Norwegia yang berlayar ke Greenland setelah diasingkan dari Islandia.

Pemukim Viking lainnya segera menyusul, membentuk komunitas di Eystribygg (Pemukiman Timur) dan Vestribyggð (Pemukiman Barat) yang berkembang selama berabad-abad. Menurut para peneliti University of California Riverside pada saat kedatangan Viking, Greenland sudah dihuni oleh orang-orang dari Budaya Dorset, sebuah kelompok Pribumi yang mendahului kedatangan orang-orang Inuit di Kutub Utara.

Sekitar abad ke-15, tanda-tanda tempat tinggal orang Nordik di wilayah tersebut menghilang dari catatan arkeologis. Para peneliti sebelumnya memperkirakan bahwa faktor-faktor seperti perubahan iklim dan pergeseran ekonomi kemungkinan membuat Viking meninggalkan Greenland.

Menurut data yang disajikan Rabu 15 Desember 2021 pada konferensi tahunan American Geophysical Union (AGU), di New Orleans dan online, terungkap bahwa kenaikan air laut menjadi faktor utama dan menenggelamkan bermil-mil garis pantai di sana. (Baca juga; Bukan Columbus, Ternyata Bangsa Viking 471 Tahun Lebih Dulu Tiba di Amerika )

Dalam sebuah presentasi di konferensi AGU, Marisa Julia Borreggine, seorang kandidat doktor di Departemen Ilmu Bumi dan Planet di Universitas Harvard, mengatakan antara abad ke-14 dan ke-19, Eropa dan Amerika Utara mengalami periode suhu yang jauh lebih dingin, yang dikenal sebagai Zaman Es Kecil. Di bawah kondisi dingin ini, Lapisan Es Greenland – selimut es yang luas yang menutupi sebagian besar Greenland – akan menjadi lebih besar.

Saat lapisan es naik, beratnya yang meningkat membebani substrat di bawahnya, membuat daerah pesisir lebih rentan terhadap banjir. Pada saat yang sama, peningkatan daya tarik gravitasi antara lapisan es yang meluas dan massa es laut yang besar mendorong lebih banyak air laut ke pantai Greenland. “Kedua proses ini dapat menyebabkan banjir yang meluas di sepanjang garis pantai — tepatnya di mana Viking menetap," kata Borreggine.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hewan Semakin Menderita...
Hewan Semakin Menderita seperti Manusia Akibat Degradasi Lingkungan
Gelombang Panas Ekstrem...
Gelombang Panas Ekstrem Picu Darurat Iklim Global
Pendidikan Iklim Sejak...
Pendidikan Iklim Sejak Dini: Italia Wajibkan, Indonesia Baru Punya Oase di Semarang
Panas Ekstrem di Indonesia...
Panas Ekstrem di Indonesia Bakal Berlangsung Lebih Lama
Subuh ke Magrib hanya...
Subuh ke Magrib hanya 1 Jam, Puasa di Murmansk Cuma 60 Menit
Gunung Es Terbesar di...
Gunung Es Terbesar di Dunia Kandas di Pulau Terpencil Inggris
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
Emisi Global Meningkat,...
Emisi Global Meningkat, Pembiayaan Iklim Justru Seret
Rekomendasi
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
Berita Terkini
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
MacBook Air Makin Mahal,...
MacBook Air Makin Mahal, M1 Baru Rp8 Jutaan dan Bekas Rp6 Jutaan Masih Layak Dibeli?
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved