Omicron Tak Terdeteksi PCR, Eropa Gunakan Teknik RT-PCR

Kamis, 16 Desember 2021 - 12:49 WIB
loading...
Omicron Tak Terdeteksi...
Omicron masuk Indonesia. Peneliti di Eropa pastikan Omicron tak bisa dideteksi PCR biasa. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Masuknya Omicron di Indonesia menjadi kabar yang mengejutkan. Pasalnya beberapa penelitian di beberapa negara menyebut alat PCR tak mampu mendeteksi Omicron, akan tetapi peneliti di Indonesia menyebut itu Hoax.

Namun yang terjadi saat ini, munculnya varian Omicron membuat Pusat Penelitian Gabungan Komisi Eropa mengembangkan metode untuk menciptakan alat deteksi baru khusus untuk varian Omicron.

BACA JUGA - Masuk ke Indonesia, Ahli Pastikan Omicron Tak Bisa Dideteksi PCR

Seperti dilansir dari ec.europa.eu, metode ini telah berhasil divalidasi secara in silico, berdasarkan bioinformatika. JRC sekarang mengundang laboratorium kontrol di seluruh dunia untuk memvalidasinya secara in vivo pada sampel klinis.

Varian Omicron berbeda secara signifikan dari varian lain karena Omicron dicirikan oleh lebih dari 50 perubahan asam nukleat dari urutan referensi SARS-CoV-2, yang berpotensi menantang deteksi virus. Kekhawatiran muncul bahwa varian baru bisa lebih menular daripada Delta.

Oleh karena itu, JRC dengan cepat mengembangkan metode deteksi baru khusus untuk varian Omicron. Metode ini didasarkan pada teknik RT-qPCR yang banyak digunakan, dan berhasil mendeteksi varian Omicron in silico.

Ini adalah tes yang sangat cepat yang mudah dilakukan, lebih cepat daripada pengurutan dan metode lain yang sekarang tersedia. RT-PCR mudah dipasang di laboratorium biotek mana pun yang dapat melakukan uji PCR.

SINDOnews telah mencoba mengkonfirmasi pihak Kemenkes terkait pernyataan Kemenkes soal alat PCR untuk varian Omicron, namun hingga berita ini ditayangkan belum ada jawaban.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Covid-19 Ngamuk Lagi,...
Covid-19 Ngamuk Lagi, WHO Umumkan Waspada Varian NB.1.8.1
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Prancis Deteksi Varian...
Prancis Deteksi Varian Baru Covid-19 untuk Pertama Kalinya
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Rekomendasi
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Bela Ruben Onsu, Betrand...
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Infografis
Alasan Eropa Tak Siap...
Alasan Eropa Tak Siap Perang Jangka Panjang Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved