Tahun Depan, Masa-masa Keemasan Tablet Mulai Menurun Drastis

Minggu, 12 Desember 2021 - 07:56 WIB
loading...
Tahun Depan, Masa-masa Keemasan Tablet Mulai Menurun Drastis
Tablet akan mulai ditinggalkan tahun depan karena ponsel pintar semakin besar dan canggih serta laptop semakin ringan dan harga kompetitif. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Penggunaan tablet akan diperkirakan menurun drastis pada 2022. Diperkirakan oleh Statista penjualan tablet hanya akan menyentuh angka 158 juta unit di seluruh dunia. Jumlah itu menurun drastis angka penjualan tertinggi di 2014 yang mencapai 230 juta unit.

Penjualan tablet diyakini tertolong oleh masa pandemi Covid-19 dimana kegiatan belajar dan bekerja banyak dilakukan dari rumah. Hal itu membuat orang berupaya membeli tablet yang lebih fungsional untuk digunakan dibanding ponsel pintar dan lebih murah dibandingkan personal computer atau laptop .

Baca juga : 3 Selebritas Ini Bisa Beli Ferrari Tapi Kesulitan Masuk ke Dalamnya

Tahun Depan, Masa-masa Keemasan Tablet Mulai Menurun Drastis


Hanya saja tahun depan hal itu akan berubah tahun depan. Statista menyatakan pada 2022 perkembangan ponsel pintar akan jauh lebih pesat. Ponsel-ponsel baru akan hadir dengan ukuran yang lebih besar yakni mencapai 6 inci dan 7 inci. "Diperkirakan pada 2022 sebanyak 660 juta ponsel dengan ukuran 6 inci dan 7 inci akan membanjiri pasar. Jauh lebih besar dibanding keadaan di 2019 dengan jumlah ponsel mencapai 465 juta unit," ungkap Statista.

Craig Johnson CEO Ultimedia mengatakan ponsel-ponsel berukuran 6 inci hingga 7 inci itu juga sangat mudah digunakan. Di saat yang bersamaan laptop juga semakin canggih dan memiliki tampilan grafis mumpuni. Hebatnya lagi laptop yang akan hadir akan jauh lebih kompak dan ringan.

Baca juga : Blue Origin Sukses Kirim Rombongan Besar ke Luar Angkasa

Selain itu menurut dia tablet juga memiliki stigma yang sulit dihapus yakni tidak user friendly. Tablet tidak akan seringkas ponsel ketika digunakan atau dibawa-bawa. Alhasil banyak orang tidak begitu tertarik dengan tablet. "Tablet ke depannya akan semakin tidak relevan," jelasnya.
(wsb)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1857 seconds (10.177#12.26)