Mengenal AGCAS, Perangkat Lunak Penyelamat Nyawa Pilot Tempur Ketika Pingsan di Udara
Sabtu, 11 Desember 2021 - 08:55 WIB
loading...
A
A
A
AGCAS aktif mencegah tabrakan dengan membaca input data dari kecepatan dan arah pesawat terhadap ketinggian (jarak) dengan tanah. Sejumlah kode atau sinyal ini memberi informasi data ketika jet tempur terbang ke tanah atau jatuh, kemudian AGCAS mencoba untuk memperbaiki masalah.
Lockheed Martin, yang menciptakan perangkat lunak AGCAS menjelaskan, Sistem ini terdiri dari serangkaian penghindaran tabrakan yang kompleks dan algoritma pengambilan keputusan otonom dengan memanfaatkan navigasi yang tepat, kinerja pesawat, dan medan digital on-board. Data ini untuk menentukan apakah tabrakan dengan tanah akan segera terjadi.
“Jika sistem memprediksi akan segera terjadi tabrakan, maka segera aktif dengan manuver penghindaran otonom, berguling setinggi sayap dan tarikan +5g, untuk mencegah benturan di darat,” kata Lockheed Martin yang juga memproduksi jet tempur F-16 dan F-35, dalam laman resminya.
Lockheed Martin menyebutkan, sistem Penghindaran Tabrakan Tanah Otomatis (AGCAS) saat ini telah menyelamatkan 10 pilot dan 9 pesawat F-16. “Dengan mempelajari teknologi yang menyelamatkan jiwa ini, membantu memastikan pilot pulang dengan selamat setelah penerbangan,” tulis Lockheed Martin melalui akun twitter @LockheedMartin pada 14 Mei 2020.
Perangkat lunak AGCAS ini sudah disematkan pada jet tempur F-35 dan F-16, meskipun tidak semuanya. Untuk jet tempur F-35 Angkatan Udara dan Garda Nasional Udara Amerika Serikat, sebanyak 98 persen sudah diinstal perangkat lunak AGCAS. Sedangkan pada jet tempur F-16, AGCAS sudah diinstal pada "Block 40" dan generasi terbaru.
Lockheed Martin, yang menciptakan perangkat lunak AGCAS menjelaskan, Sistem ini terdiri dari serangkaian penghindaran tabrakan yang kompleks dan algoritma pengambilan keputusan otonom dengan memanfaatkan navigasi yang tepat, kinerja pesawat, dan medan digital on-board. Data ini untuk menentukan apakah tabrakan dengan tanah akan segera terjadi.
“Jika sistem memprediksi akan segera terjadi tabrakan, maka segera aktif dengan manuver penghindaran otonom, berguling setinggi sayap dan tarikan +5g, untuk mencegah benturan di darat,” kata Lockheed Martin yang juga memproduksi jet tempur F-16 dan F-35, dalam laman resminya.
Lockheed Martin menyebutkan, sistem Penghindaran Tabrakan Tanah Otomatis (AGCAS) saat ini telah menyelamatkan 10 pilot dan 9 pesawat F-16. “Dengan mempelajari teknologi yang menyelamatkan jiwa ini, membantu memastikan pilot pulang dengan selamat setelah penerbangan,” tulis Lockheed Martin melalui akun twitter @LockheedMartin pada 14 Mei 2020.
Perangkat lunak AGCAS ini sudah disematkan pada jet tempur F-35 dan F-16, meskipun tidak semuanya. Untuk jet tempur F-35 Angkatan Udara dan Garda Nasional Udara Amerika Serikat, sebanyak 98 persen sudah diinstal perangkat lunak AGCAS. Sedangkan pada jet tempur F-16, AGCAS sudah diinstal pada "Block 40" dan generasi terbaru.
(wib)
Lihat Juga :