Space Force AS Luncurkan Satelit Pendeteksi Nuklir dan Komunikasi Laser
Rabu, 08 Desember 2021 - 10:45 WIB
loading...
A
A
A
“Di antaranya Perjanjian Larangan Uji Terbatas 1963 yang melarang peledakan senjata nuklir di ruang angkasa, atmosfer atau di bawah laut,” kata situs web NNSA. SABR-3 selanjutnya akan mendukung misi perang nuklir Komando Strategis. (Baca juga; Rusia dan China Dituduh Serang Satelit AS Setiap Hari dengan Cara Ini )
Sedangkan tautan komunikasi laser NASA bermuatan Laser Communication Relay Demonstration (LCRD) yang dirancang untuk menguji teknologi satelit relai data generasi berikutnya. Selama misi dua tahun, para peneliti di Jet Propulsion Laboratory NASA pertama-tama akan menguji kemampuan LCRD untuk mengirim data antara stasiun bumi di California dan Hawaii ke satelit. Kemudian akan digunakan untuk berkomunikasi dengan Stasiun Luar Angkasa Internasional.
![Space Force AS Luncurkan Satelit Pendeteksi Nuklir dan Komunikasi Laser]()
“Menggunakan laser untuk mengirimkan data dapat dilakukan dengan kecepatan 10 hingga 100 kali lebih baik daripada sistem radio saat ini. Sebagai contoh, mengurangi waktu transmisi ke Mars dari minggu ke hari,” kata NASA.
Komunikasi radio saat ini terlalu lambat untuk mengakomodasi komunikasi suara yang tepat waktu pada jarak tersebut, apalagi transmisi data berdensitas tinggi seperti peta 3D. Komunikasi optik akan menjadi elemen dasar untuk eksplorasi yang direncanakan NASA di Bulan dan Mars, termasuk Angkatan Luar Angkasa untuk memperluas operasinya dari GEO hingga orbit luar Bulan.
Sedangkan tautan komunikasi laser NASA bermuatan Laser Communication Relay Demonstration (LCRD) yang dirancang untuk menguji teknologi satelit relai data generasi berikutnya. Selama misi dua tahun, para peneliti di Jet Propulsion Laboratory NASA pertama-tama akan menguji kemampuan LCRD untuk mengirim data antara stasiun bumi di California dan Hawaii ke satelit. Kemudian akan digunakan untuk berkomunikasi dengan Stasiun Luar Angkasa Internasional.

“Menggunakan laser untuk mengirimkan data dapat dilakukan dengan kecepatan 10 hingga 100 kali lebih baik daripada sistem radio saat ini. Sebagai contoh, mengurangi waktu transmisi ke Mars dari minggu ke hari,” kata NASA.
Komunikasi radio saat ini terlalu lambat untuk mengakomodasi komunikasi suara yang tepat waktu pada jarak tersebut, apalagi transmisi data berdensitas tinggi seperti peta 3D. Komunikasi optik akan menjadi elemen dasar untuk eksplorasi yang direncanakan NASA di Bulan dan Mars, termasuk Angkatan Luar Angkasa untuk memperluas operasinya dari GEO hingga orbit luar Bulan.
(wib)
Lihat Juga :