Ini Rahasia Bagaimana Pepohonan Hijau Tumbuh di Gurun Pasir Arab Saudi

Senin, 06 Desember 2021 - 19:27 WIB
loading...
Ini Rahasia Bagaimana...
Oasis Al-Ahsa, di timur Arab Saudi, memiliki 2,5 juta pohon kurma yang hidup dari akuifer besar melalui 280 mata air artesis dan membentang di area seluas lebih dari 85,4 kilometer persegi. Foto/Kantor Berita Arab Saudi-SPA
A A A
RIYADH - Arab Saudi memiliki gurun terluas di dunia yang terkenal di sebelah selatan, Rub al Khali. Namun, pepohon dan juga semak tetap ada yang tumbuh hijau di Arab Saudi.

Sebab, negara kaya minyak dengan luas wilayah sekitar 2,150,000 km persegi, tidak semuanya gurun pasir tandus nan gersang. Jadi pepohonan hijau, bahkan semak tetap bisa tumbuh di Arab Saudi.

Ada 97 spesies pohon di Arab Saudi, di antara genus pohon Akasia dengan jumlah tertinggi (10 spesies) dan Ficus (7 spesies). Lebih dari 80% pohon itu tumbuh di wilayah barat daya dan barat, termasuk wilayah Taif. (Baca juga; Mengapa Salju Turun di Arab Saudi: Benarkah Ini Fenomena Langka? )

Bahkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Lingkungan Hidup, Air dan Pertanian dan Pusat Nasional Penutupan Vegetasi mengampanyekan penanaman 10 juta pohon di 165 lokasi di 13 provinsi pada Oktober 2020.

Dengan pembagian Provinsi Timur atau Syarqiyah lebih dari 2,6 juta pohon ditanam, Madinah lebih dari 2,1 juta pohon, Mekkah lebih dari 1,3 juta pohon, Riyadh dan Jazan sekitar 1 juta pohon, Qasim sebanyak 462.000 pohon, dan Asir sebanyak 270.000 pohon.

Selanjutnya di Baha mencapai hampir 300.000 pohon, dan lebih dari 142.000 pohon ditanam di Perbatasan Utara, diikuti oleh Jouf sebanyak 113.000 pohon, kemudian Salam sekitar 85.000 pohon, Tabuk sebanyak 75.000 pohon, dan Najran sekitar 52.000 pohon.

Arab Saudi meneliti dan memilih dengan cermat pohon dan semak yang ditanam adalah spesies asli yang telah beradaptasi dengan lingkungan gurun pasir dan membutuhkan irigasi terbatas. Menteri Lingkungan Hidup mengatakan tidak ada air tanah atau air yang diproduksi di pabrik desalinasi bertenaga bahan bakar fosil yang digunakan untuk mengairi pepohonan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berniat Lindungi Arab...
Berniat Lindungi Arab Saudi dari Rudal Iran, Prancis Kini Cuma Punya Senjata Ini
Salju Menyelimuti Pegunungan...
Salju Menyelimuti Pegunungan Al-Lawz di Arab Saudi
WMO: Kawasan Arab Menghangat...
WMO: Kawasan Arab Menghangat Dua Kali Lebih Cepat dari Rata-Rata Global
Humain, Adobe, dan Qualcomm...
Humain, Adobe, dan Qualcomm Kembangkan AI untuk Memahami Budaya Arab
Cuaca Ekstrem, Hujan...
Cuaca Ekstrem, Hujan Deras Melanda Wilayah Makkah
Pembangunan Gedung Terpanjang...
Pembangunan Gedung Terpanjang di Dunia Dilaporkan Bermasalah
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Rekomendasi
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Hari Ini Sidang Perdana...
Hari Ini Sidang Perdana Dokter Tifa, Area PN Jaktim Disekat Ketat
Setan Merah Comeback,...
Setan Merah Comeback, Laga Belgia vs Senegal Berlanjut ke Extra Time
Berita Terkini
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Tekan Risiko Keamanan...
Tekan Risiko Keamanan Pangan, PMR 2026 digelar
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved