Sistem Senjata Laser Mulai Digunakan 2022, Bertenaga 50 KW Mampu Tembus Drone Tempur

Jum'at, 03 Desember 2021 - 18:52 WIB
loading...
Sistem Senjata Laser...
Raytheon Intelligence & Space (RI&S) mengintegrasikan laser energi tinggi kelas 50 KW pada kendaraan tempur Stryker. Foto/interestingengineering,
A A A
Sistem senjata laser atau The Laser Weapon System (LaWS) mulai digunakan Angkatan Darat Amerika Serikat pada 2022, untuk sistem pertahanan terhadap pesawat tak berawak atau unmanned aircraft systems (UAS). Raytheon Intelligence & Space (RI&S), perusahaan kontraktor pertahanan, mengintegrasikan laser energi tinggi kelas 50 KW pada kendaraan tempur Stryker.

“Laser 50 KW dapat membuat lubang di drone dalam sekejap dan membelokkan mortar dalam hitungan detik,” keterangan pers perusahaan dikutip SINDOnews dari laman interestingengineering, Jumat (3/12/2021). (Baca juga; Militer AS Ciptakan Senjata Laser Berenergi Tinggi Terkuat di Dunia )

Pada kendaraan tempur Stryker, sistem laser energi tinggi kelas 50 KW diintegrasikan dengan pengarah sinar, akuisisi target, sistem pelacakan menggunakan input elektro-optik dan inframerah, serta radar multi-misi Ku720. Ini didukung baterai berkapasitas tinggi yang diisi oleh mesin diesel Stryker, sehingga tetap berfungsi selama kendaraan memiliki bahan bakar.

Jadi sistem senjata laser berukuran sedang ini akan mampu menyerang semua jenis target udara secara diam-diam tanpa perlu memuat ulang energi. Sistem senjata laser menarik banyak minat karena kemampuannya melawan spektrum ancaman yang luas mulai dari drone hingga artileri, mortir, dan roket, dengan amunisi berbiaya rendah. (Baca juga; Ngeri, Amerika Serikat Berhasil Kembangkan Kendaraan Tempur dengan Senjata Laser )

"Kami tidak hanya membuat instrumen laser untuk eksperimen dan penelitian, tetapi kami membangun senjata laser yang kuat dan terintegrasi dengan baik pada kendaraan tempur Stryker untuk dioperasikan oleh tentara. Kami membuat prototipe tempur, Angkatan Darat AS akan menerima empat sistem seperti itu di tahun depan,” kata Justin Martin, chief engineer untuk High-Energy Lasers di RI&S.

Sebagai ilustrasi saja, laser berkekuatan 50 KW atau 50.000 watt setara dengan panas yang dihasilkan 200 setrika listrik yang dihidupkan secara bersamaan. Ilmuwan dari Rheinmetall Jerman menyebutkan dengan kekuatan panas seperti itu, laser mampu memotong dan membakar besi atau melelehkan baja setebal 15 mm hanya dalam waktu 5-15 detik.

Angkatan Darat AS juga telah mengontrak General Atomics Electromagnetic Systems untuk membuat sistem senjata laser energi tinggi kelas 300-kW yang terbesar juga. Namun, belum ada keterangan detail soal tersebut.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Intelijen AS Sebut Iran...
Intelijen AS Sebut Iran Siapkan Drone yang Lebih Canggih dari yang Ada Sekarang
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Gara-gara Senjata Murahan...
Gara-gara Senjata Murahan Iran, Negara Teluk Siap Borong Drone Paket Hemat
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Rekomendasi
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Infografis
Senjata Rusia Ini Diklaim...
Senjata Rusia Ini Diklaim Mampu Bunuh Jet Tempur Siluman F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved