Selama Masih di Bumi, Google Maps Punya Kode Plus yang Bisa Menemukan Anda

Minggu, 07 Juni 2020 - 04:25 WIB
loading...
A A A
Google mengatakan, 25% dari planet ini, 25% dari populasi, tidak memiliki alamat atau memiliki alamat yang sulit ditemukan. Jadi Google mulai mengembangkan Kode Plus pada 2015.

"Kode Plus dapat sangat bermanfaat bagi orang-orang dan organisasi dalam skenario tanggap darurat dan krisis. Jika Anda pernah dalam keadaan darurat, Anda tahu bahwa dapat membagikan lokasi Anda untuk bantuan untuk dengan mudah menemukan Anda sangat penting. Namun di banyak tempat di dunia, organisasi berjuang dengan tantangan ini setiap hari," kata Google dalam web-nya seperti dilansir laman Phone Arena.

Dengan Kode Plus, lanjut Google, tidak hanya orang dapat berbagi lokasi dengan cepat bahkan tanpa alamat, tapi mereka sekarang dapat melakukannya dengan hanya membuka Google Maps dan mengetuk pada titik biru untuk melihat, menyalin, dan berbagi lokasi Kode Plus mereka. Kode Plus kemudian dapat dimasukkan ke dalam Google Maps untuk membantu menemukan dan menavigasi ke lokasi itu.

"Lokasi digital melalui Kode Plus berarti bahwa di mana-mana sekarang memiliki lokasi yang mudah diidentifikasi, menghemat waktu dan mendapatkan sumber daya di sana ketika itu benar-benar penting. Tidak memiliki alamat seharusnya tidak lagi menjadi penghalang untuk dengan mudah berbagi lokasi Anda dengan penyedia layanan, membimbing mereka kepada Anda saat Anda paling membutuhkannya," tulis Google.

Google menegaskan, pembaruan sedang berjalan sekarang dan menyarankan agar Anda mencoba fitur baru ini dalam beberapa pekan ke depan. Berkat fitur baru ini, setiap lokasi di planet ini sekarang dapat diidentifikasi dengan kode unik.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Inilah Spesifikasi Lengkap...
Inilah Spesifikasi Lengkap Trump T1, Smartphone Android Berlapis Emas Seharga Rp8 Jutaan
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Rekomendasi
5 Fakta Pernikahan Taylor...
5 Fakta Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce, Gaun Dior hingga Tamu Bertabur Bintang
Badai Ganas Ancam Gagalkan...
Badai Ganas Ancam Gagalkan Pidato Trump di Hari Kemerdekaan AS, Ribuan Orang Berhamburan Kabur
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Berita Terkini
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved