Roket Terbesar di Dunia Milik SpaceX Siap Terbang Januari 2022
Jum'at, 19 November 2021 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini FAA diketahui tengah melakukan penelitian terhadap dampak lingkungan yang diberikan oleh roket terbesar di dunia terutama pada lokasi peluncuran yang ada di Boca Chica, Texas. Sebenarnya lokasi peluncuran itu sudah memiliki izin dari FAA. Hanya saja waktu itu izin diberikan untuk peluncuran roket dengan ukuran normal. Otomatis izin yang berbeda perlu diberikan mengingat ukuran roket yang akan diluncurkan sangat besar.
Apabila dari penelitian itu tidak ditemukan dampak lingkungan baru dari penggunaan roket dengan ukuran yang sangat besar maka prosesi peluncuran dapat dijalankan. Sebaliknya jika ada dampak yang sangat khusus maka FAA akan melakukan penelitian lebih lanjut yang bisa memakan waktu hingga tahunan.
Baca juga : Yuk, Bedah Keistimewaan Rumah Berjalan Isuzu ELF Harga Rp800 Juta
Diketahui roket tersebut memang akan bekerja lebih besar dibandingkan roket-roket yang telah meluncur ke angkasa. Saat lepas landas, roket tersebut diperkirakan memiliki dua kali daya dorong dibanding roket biasa. Sebagai gambaran mesin utama pada roket Saturn V Apollo menghasilkan sekitar 35 meganewton (hampir 8 juta pon kekuatan) dari landasan. Sementara booster Super Heavy di roket SpaceX mencapai sekitar 70 meganewton.
"Akan ada banyak resiko yang terjadi saat peluncuran perdana nanti. Jadi saya tidak bilang peluncuran akan berjalan mulus. Yang bisa saya katakan kami berhasil melakukan perkembangan yang sangat baik," jelas Elon Musk.
Apabila dari penelitian itu tidak ditemukan dampak lingkungan baru dari penggunaan roket dengan ukuran yang sangat besar maka prosesi peluncuran dapat dijalankan. Sebaliknya jika ada dampak yang sangat khusus maka FAA akan melakukan penelitian lebih lanjut yang bisa memakan waktu hingga tahunan.
Baca juga : Yuk, Bedah Keistimewaan Rumah Berjalan Isuzu ELF Harga Rp800 Juta
Diketahui roket tersebut memang akan bekerja lebih besar dibandingkan roket-roket yang telah meluncur ke angkasa. Saat lepas landas, roket tersebut diperkirakan memiliki dua kali daya dorong dibanding roket biasa. Sebagai gambaran mesin utama pada roket Saturn V Apollo menghasilkan sekitar 35 meganewton (hampir 8 juta pon kekuatan) dari landasan. Sementara booster Super Heavy di roket SpaceX mencapai sekitar 70 meganewton.
"Akan ada banyak resiko yang terjadi saat peluncuran perdana nanti. Jadi saya tidak bilang peluncuran akan berjalan mulus. Yang bisa saya katakan kami berhasil melakukan perkembangan yang sangat baik," jelas Elon Musk.
(wsb)
Lihat Juga :