Hindari Ancaman Longsor, Begini Filosofi Penataan Kampung Tradisional Sunda

Rabu, 10 November 2021 - 14:50 WIB
loading...
Hindari Ancaman Longsor,...
Penataan kampung dan perumahan tradisional masyarakat Sunda (Jawa Barat) ternyata sarat dengan perhitungan yang matang untuk mengantisipasi bencana dan selaras dengan alam. Foto/Ist/Grup Facebook @Sejarah Sunda
A A A
JAKARTA - Penataan kampung dan perumahan tradisional masyarakat Sunda (Jawa Barat) ternyata sarat dengan perhitungan yang matang untuk mengantisipasi bencana dan selaras dengan alam. Mengingat geografis wilayah Jawa Barat yang berbukit dan bergunung, maka perumahan dan perkampungan ditata sedemikian rupa dengan kaidah-kaidah budaya lokal yang harus dipatuhi.

Dari penelitian yang dilakukan M Arief Wibowo, seorang arsitek lulusan ITB yang sedang menyusun buku “Peradaban Sunda Kuno: Sebuah Gambaran Utuh” ditemukan beberapa kaidah dan nilai kearifan lokal dalam membangun rumah dan perkampungan masyarakat Sunda. Semua itu dilakukan untuk menyesuaikan dengan alam dan menghindari ancaman potensi bencana alam.

“Dari penelitian saya terhadap 7 kampung tradisional Sunda, Kalau Anda mendirikan sebuah permukiman, harus berada di kontur tanah yang lebih rendah dari hutan di dekatnya. Lalu kalau pemukiman sudah berdiri, hutan tersebut akan menjadi hutan larangan dan tidak boleh ditebang pohonnya maupun diubah kontur tanahnya,” tulis M Arif Wibowo dalam akun Grup Facebook Sejarah Sunda.

Dia menjelaskan, pohon yang boleh ditebang hanya yang berada di daerah yang lebih rendah dari permukiman. Kemudian tempat bekerja terbuka, yaitu ladang atau sawah, harus berada di kontur yang lebih rendah dari area permukiman. (Baca juga; Kampung Adat Praijing, Museum Budaya Sumba Barat )

“Ketika mendirikan rumah-rumah di area permukiman, Anda tidak boleh mengubah sedikit pun kontur tanahnya. Anda hanya boleh mengatur panjangnya kaki-kaki bangunan (ingat, semua rumah Sunda adalah rumah panggung dari bahan bambu atau kayu) supaya lantai di dalam rumah datar,” ujarnya.

Rumah-rumah itu harus memanjang ke arah hutan larangan. Untuk kebutuhan air minum tidak boleh mengambil air dari dalam tanah, melainkan hanya boleh ambil air dari permukaan, air sungai misalnya. “Saya jadi merenungkan konsep penataan pemukiman tradisional Sunda di atas. Sebagai arsitek, saya menemukan banyak hal yang ternyata cukup cerdas,” katanya.

Beberapa konsep yang dimaksud, antara lain;
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Menarik Sundaland,...
6 Fakta Menarik Sundaland, Benua yang Hilang di Nusantara
Singidunum Kekaisaran...
Singidunum Kekaisaran Romawi Ditemukan di Serbia, Berupa Permukiman dan Pemakaman Mewah
Ini Bukti Kuat Kenapa...
Ini Bukti Kuat Kenapa Wanita Sunda Cantik-cantik dan Bening-bening
Rumah Sasak Tahan Gempa...
Rumah Sasak Tahan Gempa Bumi, Ternyata Ini Rahasianya?
Bikin Geger, Buaya Sepanjang...
Bikin Geger, Buaya Sepanjang 3 Meter Lenggang Kakung di Tengah Permukiman
Prabowo akan Bangun...
Prabowo akan Bangun Hunian Layak di Bantaran Rel, Pramono Beri Dukungan Penuh
Buntut Hina Suku Sunda,...
Buntut Hina Suku Sunda, YouTuber Resbob Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Waroeng Sunda Hadir...
Waroeng Sunda Hadir dengan Konsep Resto Rasa Rumahan Suasana Kekeluargaan
Rekomendasi
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
3 Ancaman Terbesar Militer...
3 Ancaman Terbesar Militer AS, Paling Utama Adalah China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved