Inggris Akan Aktifkan Kembali Ribuan Telepon Umum di Pedesaan

Rabu, 10 November 2021 - 05:02 WIB
loading...
A A A
Selina Chadha, Direktur Konektivitas Ofcom, mengatakan, pihaknya tetap akan menyediakan telepon umum karena masih diperlukan. "Kami juga ingin memastikan bahwa orang-orang tanpa jangkauan seluler, seperti di pedesaan, masih membutuhkan telepaon umum," katanya.

Pada saat yang sama, Ofcom berencana untuk mendukung peluncuran kotak telepon baru dengan Wi-Fi gratis dan pengisian daya. "Kami juga akan memasang baterai di beberapa telepon umum, sehingga masih dapat digunakan selama listrik padam," ujarnya.

BACA JUGA: Ini Kandungan Muntahan Ikan Paus Sperma, Bikin Penemunya Auto Tajir

Saat ini ada sekitar 21.000 telepon umum di seluruh inggris yang masih bisa digunakan. Bagi yang tidak memiliki ponsel atau yang berada di area dengan jangkauan seluler yang buruk, telepon umum bisa menjadi penyelamat untuk melakukan panggilan ke teman dan keluarga, layanan saluran bantuan, dan mengakses layanan darurat.

Hampir 150.000 panggilan dilakukan ke layanan darurat dari telepon umum pada awal tahun hingga Mei 2020. Sementara 25.000 panggilan dilakukan ke Childline, dan 20.000 ke Samaria.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inilah Spesifikasi Lengkap...
Inilah Spesifikasi Lengkap Trump T1, Smartphone Android Berlapis Emas Seharga Rp8 Jutaan
Risiko Pakai Charger...
Risiko Pakai Charger Murah Buatan China dengan Daya Tinggi
Samsung Siap Angkat...
Samsung Siap Angkat Kaki dari China, Ini Masalahnya
Produksi Smartphone...
Produksi Smartphone pada Q1 2026 Turun 41 Persen
Disinyalir Smartphone...
Disinyalir Smartphone Gaming Terbaru, nubia Sebar Teaser Misterius
Komitmen TelkomGroup...
Komitmen TelkomGroup Bersama Komdigi: Pastikan Infrastruktur Digital Prima Demi Kelancaran Mudik Idulfitri
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Rekomendasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved