5 Hewan Paling Lambat di Dunia, Salah Satunya Biasa Ada di Pekarangan

Rabu, 10 November 2021 - 06:03 WIB
loading...
A A A
Siput taman aktif di malam hari dan dapat ditemukan di halaman belakang, taman, dan hutan. Mereka sebagian besar aktif di musim semi, musim panas, dan musim gugur ketika cuaca hangat dan lembab.

Anda akan menemukannya di lingkungan yang teduh seperti di bawah bebatuan atau area rimbun yang dekat dengan tanah. Siput adalah salah satu hewan yang bergerak paling lambat di dunia; itu bergerak dengan kecepatan 45 meter per jam.

Kurangnya kecepatan mereka dikaitkan dengan kaki mereka (bagian tubuh yang memanjang dari cangkang), yang dalam kasus mereka adalah satu otot besar yang membantu mereka beringsut di tanah.

Ketika mereka bergerak, mereka meninggalkan jejak lendir, yang menghabiskan banyak air dan energi. Siput tidak perlu bergerak cepat untuk melarikan diri dari pemangsa karena cangkangnya membantu melindungi mereka.

3. Koala

5 Hewan Paling Lambat di Dunia, Salah Satunya Biasa Ada di Pekarangan


Koala adalah hewan berkantung asli Australia. Koala umumnya adalah hewan soliter, menghabiskan sebagian besar waktunya di pohon dan memakan daun kayu putih.

BACA JUGA: Cara Membalas WA Saat bermain Game di Hape Tanpa Keluar Permainan

Karena makanan mereka agak miskin nutrisi, koala tidak memiliki banyak energi. Mereka menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur (sekitar 16 jam per hari) atau hanya duduk di puncak pohon.

Meskipun mereka bergerak sangat lambat, ketika menghadapi ancaman, koala dapat mencapai kecepatan 28 km per jam.

4. Bintang laut
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gurita Biru Kehijauan...
Gurita Biru Kehijauan Langka Ditemukan di Dasar Laut Galapagos
Cacing Zombie Hilang...
Cacing Zombie Hilang Secara Misterius, Bikin Ilmuwan Gelisah
Gelombang Dingin Ekstrem...
Gelombang Dingin Ekstrem Bekukan Florida, Iguana Berjatuhan dari Pohon
Kura-kura Galapagos...
Kura-kura Galapagos Tertua Mati pada Usia 141 Tahun
Bagaimana Mata Bunglon...
Bagaimana Mata Bunglon Bisa Berputar saat Berburu Mangsa, Ini Jawabannya
Spesies Kodok Langka...
Spesies Kodok Langka Ditemukan Bisa Melahirkan Lebih dari 100 Bayi
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Berburu Senja dan Primata...
Berburu Senja dan Primata Mungil Menggemaskan di Bukit Peramun Belitung
Rekomendasi
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Berita Terkini
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved