Teliti Kappa-1 Ceti, NASA Yakin Bayi Matahari Lebih dari Satu
Senin, 08 November 2021 - 08:27 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan model mereka, Matahari kemungkinan berotasi sekitar tiga kali lebih cepat daripada sekarang, memiliki medan magnet yang jauh lebih kuat, dan bayi Matahari ini tidak hanya 1.
Salah satu peneliti NASA , Vladimir Airapetian, mengatakan, seperti halnya balita, bayi Matahari ini punya ledakan api aktif yang tinggi dengan energi luar biasa yang mampu melontarkannya jarak jauh melalui angin spektrum antariksa.
"Bayangkan, aku bisa melihat foto penampakan Matahari yang lebih muda saat ini, yang mungkin sebelumnya sudah terhapus dari data. Mereka memang kerabat dekat dan bisa membantu kami merekonstruksi penampakan Matahari besar saat masih bayi," tuturnya.
Penelitian ini, kata peneliti, masih berupa studi awal. Mereka pun membuka kemungkinan baru setelah penemuan Kappa-1 Ceti itu, yaitu adanya bintang lain yang mirip Matahari dengan berbagai usia.
Sebab, mereka meyakini satu dari 10 bintang yang miliaran jumlahnya di antariksa ada yang memiliki penampakan serupa Matahar i. Dengan demikian, Matahari yang ada di alam semesta, bukan cuma ada satu yang selama ini diketahui masyarakat.
Salah satu peneliti NASA , Vladimir Airapetian, mengatakan, seperti halnya balita, bayi Matahari ini punya ledakan api aktif yang tinggi dengan energi luar biasa yang mampu melontarkannya jarak jauh melalui angin spektrum antariksa.
"Bayangkan, aku bisa melihat foto penampakan Matahari yang lebih muda saat ini, yang mungkin sebelumnya sudah terhapus dari data. Mereka memang kerabat dekat dan bisa membantu kami merekonstruksi penampakan Matahari besar saat masih bayi," tuturnya.
Penelitian ini, kata peneliti, masih berupa studi awal. Mereka pun membuka kemungkinan baru setelah penemuan Kappa-1 Ceti itu, yaitu adanya bintang lain yang mirip Matahari dengan berbagai usia.
Sebab, mereka meyakini satu dari 10 bintang yang miliaran jumlahnya di antariksa ada yang memiliki penampakan serupa Matahar i. Dengan demikian, Matahari yang ada di alam semesta, bukan cuma ada satu yang selama ini diketahui masyarakat.
(wbs)
Lihat Juga :