Migrasi TV Digital, Dorong Generasi Muda Hadirkan Konten Kreatif
Selasa, 02 November 2021 - 09:03 WIB
loading...
A
A
A
“Ini adalah peluang bagi generasi muda untuk bisa berkarya. Mari kita isi ruang-ruang yang sangat terbuka luas untuk bisa berkarya yang edukatif ataupun memberikan inspirasi, memberikan motivasi atau karya-karya yang bisa menghasilkan uang,” ujar Niken.
Sementara, Direktur Penyiaran Ditjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kominfo, Geryantika Kurnia mengatakan dengan kehadiran TV Digital nanti, tidak hanya membuka peluang berkreasi bagi pembuat konten, tetapi juga memberikan benefit bagi pemirsa di rumah. Pemirsa memilih banyak pilihan varian konten dan saluran televisi sesuai dengan kebutuhan dan selera masing-masing. Lebih dari itu, masyarakat nantinya juga akan menikmati saluran TV yang berkualitas, meninggalkan era analog yang kerap memiliki permasalahan atas kualitas jaringan TV.
“Kalau era analog kan suka ada semut-semutnya di TV kita, kita harus goyang-goyang antena, naik ke atas atap rumah, sambil teriak-teriak nanyain yang di dalam rumah udah bagus belum gambarnya. Nah era itu sudah berlalu. TV Digital akan memberikan siaran yang jernih dan berkualitas,” ujarnya.
Dalam kegiatan workshop ini, peserta diberikan pelatihan memproduksi konten audio visual dengan smartphone. Praktisi Media, Apni Jaya Putra dan Fawzi Rizki Pradana dari Ratih TV Kebumen memberikan pelatihan langsung memproduksi konten-konten inovatif yang nantinya bisa disalurkan di berbagai saluran digital.
Apni Jaya memberikan pemahaman bagaimana masyarakat dapat berperan sebagai citizen journalism, menyampaikan informasi dan kabar dengan cepat kepada masyarakat luas melalui media sosial. Kabar yang beredar tersebut kemudian dapat diambil alih oleh media mainstream untuk dilakukan peliputan atau penelusuran lebih lanjut.
Sementara, Direktur Penyiaran Ditjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kominfo, Geryantika Kurnia mengatakan dengan kehadiran TV Digital nanti, tidak hanya membuka peluang berkreasi bagi pembuat konten, tetapi juga memberikan benefit bagi pemirsa di rumah. Pemirsa memilih banyak pilihan varian konten dan saluran televisi sesuai dengan kebutuhan dan selera masing-masing. Lebih dari itu, masyarakat nantinya juga akan menikmati saluran TV yang berkualitas, meninggalkan era analog yang kerap memiliki permasalahan atas kualitas jaringan TV.
“Kalau era analog kan suka ada semut-semutnya di TV kita, kita harus goyang-goyang antena, naik ke atas atap rumah, sambil teriak-teriak nanyain yang di dalam rumah udah bagus belum gambarnya. Nah era itu sudah berlalu. TV Digital akan memberikan siaran yang jernih dan berkualitas,” ujarnya.
Dalam kegiatan workshop ini, peserta diberikan pelatihan memproduksi konten audio visual dengan smartphone. Praktisi Media, Apni Jaya Putra dan Fawzi Rizki Pradana dari Ratih TV Kebumen memberikan pelatihan langsung memproduksi konten-konten inovatif yang nantinya bisa disalurkan di berbagai saluran digital.
Apni Jaya memberikan pemahaman bagaimana masyarakat dapat berperan sebagai citizen journalism, menyampaikan informasi dan kabar dengan cepat kepada masyarakat luas melalui media sosial. Kabar yang beredar tersebut kemudian dapat diambil alih oleh media mainstream untuk dilakukan peliputan atau penelusuran lebih lanjut.
(wbs)
Lihat Juga :