Diam-diam Australia Pesan Robot Penjelajah Bulan, NASA Sebut 2026 Dioperasikan

Rabu, 03 November 2021 - 19:20 WIB
loading...
Diam-diam Australia...
Badan Antariksa Australia telah menandatangani perjanjian dengan Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA) untuk pemesanan robot atau wahana penjelajah eksplorasi ke Bulan. Foto/Ist/Wikipedia
A A A
CAMBERRA - Badan Antariksa Australia telah menandatangani perjanjian dengan Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS ( NASA ) untuk pemesanan robot atau wahana penjelajah eksplorasi ke Bulan . Informasi yang dikutip BulgarianMilitary .com pada pertengahan Oktober 2021, NASA menyebutkan robot penjelajah permukaan bulan pesanan Australia akan dioperasikan pada tahun 2026.

“Badan (NASA – red) telah menandatangani perjanjian baru dengan Badan Antariksa Australia untuk membantu kedua negara dalam misi astronot dan robotika di Bulan,” keterangan dalam laporan itu. “Secara khusus, konsorsium perusahaan dan organisasi penelitian Australia akan mengembangkan penjelajah kecil yang mampu beroperasi di permukaan Bulan.”

“Penjelajah akan dapat mengekstrak dan mentransfer regolith Bulan (batu dan debu) ke sistem ekstraksi sumber daya ISRU NASA pada modul bulan komersial. Penjelajah seperti itu dapat dikirim ke Bulan sekitar awal 2026,” keterangan laporan tersebut. (Baca juga; Wahana Penjelajah Curiosity Temukan Molekul Organik Baru di Planet Mars )

Sebagai bagian dari perjanjian, pemerintah Australia akan menyediakan dana USD150 juta. Teknologi yang dikembangkan untuk membantu penelitian manusia di bulan dan misi ilmiah kedua lembaga. Pakar Australia mengatakan tugas utama mereka adalah mengembangkan sistem robotik untuk pekerjaan di lapangan, serta teknologi sensor dan ekstraksi sumber daya.

Dengan bantuan ISRU, spesialis akan mencoba mengekstraksi oksigen dari regolith Bulan. Menurut NASA, tanah Bulan mengandung oksigen dalam bentuk senyawa kimia dengan unsur-unsur, seperti besi dan silikon. (Baca juga; Bakteri Dikirim ke Mars Jadi Bahan Bakar Roket Pesawat Luar Angkasa )

Menguji teknologi ini pada rover akan membantu mengembangkan teknologi yang lebih besar dan lebih kuat di masa depan. Jadi para astronot dapat menggunakan sumber daya yang ditambang di Bulan untuk membuat bahan bakar roket serta bahan dan zat lain yang diperlukan untuk misi tersebut.

Dilaporkan juga, selain mengumpulkan dan menyimpan tanah untuk sistem ISRU, wahana atau robot penjelajah ini akan dilengkapi dengan sistem ekstraksi tanah yang berdekatan untuk meningkatkan peluang keberhasilan pengujian.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Ternyata Bawa iPhone 17 Pro Max ke Bulan
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Berhasil Ungkap Sisi Tergelap Bulan
Bulan Sejajar Terjadi...
Bulan Sejajar Terjadi Tepat di Atas Kakbah, Fenomena Ini Jadi Kalibrasi Arah Kiblat
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
Penumpang Indonesia...
Penumpang Indonesia ke Australia Kini Bisa Nikmati Kelas Economy Plus di Qantas
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Rekomendasi
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
Pengembalian Amplop...
Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana, KPK Terus Dalami Kasus HPT
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
NASA Siapkan Mobil Otonom...
NASA Siapkan Mobil Otonom untuk Menjelajahi Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved