Produsen Smartphone Ramai-Ramai Bikin Chip Sendiri, Apa Plus Minusnya?
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 23:15 WIB
loading...
OPPO menyusul Apple, Huawei, Samsung, dan Google untuk mengembangkan system on chip sendiri untuk ponsel mereka. Foto: ist
A
A
A
BEIJING - Belakangan beberapa produsen smartphone memilih untuk memproduksi prosesor mereka sendiri. Melihat fenomena ini, ada sisi baik dan buruk bagi para produsen.
Analis Eric Tseng di Isaiah Research mengatakan, langkah pembuat smartphone untuk menggunakan prosesor mereka sendiri memiliki risiko.
BACA JUGA: Perbandingan Harga dan Spesifikasi Google Pixel 6 vs Google Pixel 6 Pro
Chipset yang diproduksi, kata Tseng, bisa jadi tidak berkinerja seandal sepesifikasi standar dari pemasok yang sudah lama berkecimpung di industri chipset.
”Itulah mengapa kami tidak melihat banyak pemain berani menggunakan chipset seluler mereka sendiri. Juga, mengapa kebanyakan dari mereka mulai mengembangkan chip pemrosesan sinyal gambar terlebih dahulu,” ujarnya dilansir dari Nikkei Asia, Jumat (22/10). Namun, di sisi lain, bagi sebagian besar pembuat smartphone, memiliki prosesor seluler mereka sendiri membawa manfaat besar.
Analis dari Counterpoint Brady Wang menyebutkan manfaat utama membuat chip sendiri adalah diferensiasi dan kontrol rantai pasokan yang lebih baik.
”Jika semua orang menggunakan chipset Qualcomm untuk ponsel andalannya, maka sangat sulit untuk mengklaim bahwa Anda memiliki kinerja dan produk yang unik,” tuturnya.
Analis Eric Tseng di Isaiah Research mengatakan, langkah pembuat smartphone untuk menggunakan prosesor mereka sendiri memiliki risiko.
BACA JUGA: Perbandingan Harga dan Spesifikasi Google Pixel 6 vs Google Pixel 6 Pro
Chipset yang diproduksi, kata Tseng, bisa jadi tidak berkinerja seandal sepesifikasi standar dari pemasok yang sudah lama berkecimpung di industri chipset.
”Itulah mengapa kami tidak melihat banyak pemain berani menggunakan chipset seluler mereka sendiri. Juga, mengapa kebanyakan dari mereka mulai mengembangkan chip pemrosesan sinyal gambar terlebih dahulu,” ujarnya dilansir dari Nikkei Asia, Jumat (22/10). Namun, di sisi lain, bagi sebagian besar pembuat smartphone, memiliki prosesor seluler mereka sendiri membawa manfaat besar.
Analis dari Counterpoint Brady Wang menyebutkan manfaat utama membuat chip sendiri adalah diferensiasi dan kontrol rantai pasokan yang lebih baik.
”Jika semua orang menggunakan chipset Qualcomm untuk ponsel andalannya, maka sangat sulit untuk mengklaim bahwa Anda memiliki kinerja dan produk yang unik,” tuturnya.
Lihat Juga :