Platform Streaming Musik Kompak Dukung Blackout Tuesday
Rabu, 03 Juni 2020 - 20:51 WIB
loading...
Tangkapan layar di platform streaming Spotify yang mendukung gerakan Blackout Tuesday. Foto Capture/Intan R/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Layanan streaming seperti Spotify, Apple Music, Amazon Music, dan YouTube Music menjanjikan dukungan mereka untuk " Blackout Tuesday " dengan daftar putar atau playlist khusus untuk momen hening dan "pemadaman" media sosial. (Baca juga: Pria Kulit Hitam Tewas Saat Ditahan Polisi, Aksi Protes Pecah di Paris )
Kampanye ini bertujuan untuk memprotes aksi kekerasan yang dilakukan polisi dan rasisme, serta sebagai bentuk penghormatan seorang kulit hitam yang tewas, George Floyd. Diketahui Floyd yang tewas di tangan polisi telah memicu protes dan demonstran universal di kota-kota AS dan di seluruh dunia. (Baca juga: Rusuh Rasial di AS, TikTok Dituduh Sensor Kreator Kulit Hitam )
Dikutip dari The Verge, Rabu (3/6/2020), Spotify menambahkan waktu hening selama 9 menit 46 detik untuk memilih playlist dan podcast di platform tersebut. Panjang durasi hening tersebut sama dengan durasi mantan perwira polisi Minneapolis Derek Chauvin menjepit Floyd di leher dengan lututnya yang mengakibatkan kematian Floyd.
Selain menghentikan sementara semua publikasi media sosial, Spotify mengatakan akan mengganti judul utama podcast dan gambar playlist serta logo dengan gambar berwarna gelap. Spotify juga akan lebih mempromosikan seniman kulit hitam dan podcaster dengan daftar putar yang dikuratori khusus.
"Kami menggunakan kekuatan platform kami untuk berdiri dengan para seniman berkulit Hitam,dan memperkuat suara mereka. Anda akan melihat beberapa perubahan di Spotify mulai pukul 12.01 pada hari Selasa," tulis Spotify dalam unggahan blog resminya.
Kampanye ini bertujuan untuk memprotes aksi kekerasan yang dilakukan polisi dan rasisme, serta sebagai bentuk penghormatan seorang kulit hitam yang tewas, George Floyd. Diketahui Floyd yang tewas di tangan polisi telah memicu protes dan demonstran universal di kota-kota AS dan di seluruh dunia. (Baca juga: Rusuh Rasial di AS, TikTok Dituduh Sensor Kreator Kulit Hitam )
Dikutip dari The Verge, Rabu (3/6/2020), Spotify menambahkan waktu hening selama 9 menit 46 detik untuk memilih playlist dan podcast di platform tersebut. Panjang durasi hening tersebut sama dengan durasi mantan perwira polisi Minneapolis Derek Chauvin menjepit Floyd di leher dengan lututnya yang mengakibatkan kematian Floyd.
Selain menghentikan sementara semua publikasi media sosial, Spotify mengatakan akan mengganti judul utama podcast dan gambar playlist serta logo dengan gambar berwarna gelap. Spotify juga akan lebih mempromosikan seniman kulit hitam dan podcaster dengan daftar putar yang dikuratori khusus.
"Kami menggunakan kekuatan platform kami untuk berdiri dengan para seniman berkulit Hitam,dan memperkuat suara mereka. Anda akan melihat beberapa perubahan di Spotify mulai pukul 12.01 pada hari Selasa," tulis Spotify dalam unggahan blog resminya.
Lihat Juga :